Berita

jeb bush/net

Dunia

Jeb Bush Perkuat Kuda-kuda untuk Berkuasa di Amerika

KAMIS, 01 JANUARI 2015 | 23:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jeb Bush memperkuat kuda-kuda untuk maju dalam pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016.

Pada hari terakhir di tahun 2014 mantan Gubernur Florida itu melepaskan jabatan-jabatan yang selama ini didudukin baik di lembaga nirlaba maupun di perusahaan.

Jurubicara yang mewakili Jeb Bush, Kristy Campbell, mengatakan keputusan Jeb Bush meninggalkan posisi itu berkaitan dengan keinginannya mencari dukungan.


Pemilik nama asli John Ellis Bush ini adalah putra kedua mantan Presiden George HW Bush dan saudara dari mantan Presiden George W Bush. Setelah meninggalkan kursi Gubernur Florida di tahun 2007, Jeb Bush mendirikan sejumlah perusahaan.

US Today menyebutkan, pihak-pihak yang berpotensi menjadi saingan Bush, baik yang berasal dari satu partai maupun dari Partai Demokrat, akan menggunakan berbagai isu yang berkaitan dengan aktivitas bisnis Bush.

Dikhawatirkan pria kelahiran 11 Februari 1963 ini akan menghadapi serangan seperti yang dihadapi Miit Romney ketika bertarung dalam primary election menjelang pemilihan presiden tahun 2012 lalu. Baru-baru ini Bush mengumumkan keinginannya untuk mundur dari Tenet Healthcare Corp. dan melepaskan posisinya sebagai penasihat Barclays. Dia juga melepaskan posisinya di lembaga pendidikan Academic Partnerships, Empower Software Solutions dan CorMatrix Cardiovascular Inc.

Di awal pekan ini Bush pensiun dari posisinya di Rayonier Inc

Informasi dari kubu Bush mengatakan bahwa ia tidak akan menghadiri undangan untuk berbicara pada sebuah kegiatan yang diselenggarakan anggota DPR Steve King dari Iowa. King adalah salah seorang anggota Kongres  yang cukup keras mengomentari kebijakan imigraasi.

Selain itu, Bush dijadwalkan akan hadir dalam Iowa Freedom Summit akhir Januari nanti. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya