Berita

papan pengumuman yang menunjukkan airasia QZ8501 ttidak tiba di changi sesuai waktu yang dijadwalkan/net

Dunia

Negeri Ginseng Kirim Pesawat Bantuan dan Tim Khusus Cari AirAsia QZ8501

SENIN, 29 DESEMBER 2014 | 11:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Korea Selatan segera kirimkan pesawat pengawas pekan ini untuk bergabung dengan proses pencarian pesawat AirAsia bernomor penerbangan QZ8501 yang hilang Minggu pagi (28/12).

Menurut keterangan dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Senin (29/12), negeri ginseng akan bergabung dengan sejumlah negara lainnya yang ikut mencari seperti Malaysia, Singapura, dan Australia.

Diketahui, ada tiga orang warga Korea Selatan yang merupakan satu keluarga dalam pesawat yang hilang tersebut.


Korea Times mengabarkan, selain pesawat pengawas, Korea Selatan juga telah mengutus sebuah tim yang terdiri dari konjen dan dua orang diplomat Korea Selatan di Indonesia ke Surabaya di mana pesawat yang hilang itu bertolak. Bukan hanya itu, seorang pejabat Kedutaan Korea Selatan di Singapura juga dikabarkan akan bergabung dengan tim itu untuk membantu mencari dan memperbaharui informasi.

Perlu dikabarkan kembali bahwa pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 yang hilang membawa total 162 orang, yang terdiri dari 155 orang merupakan penumpang dan 7 orang awak kapal.

Berdasarkan laporan dari beberapa media cuaca yang buruk menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hilangnya pesawat ini mengingat sang pilot sempat meminta pengontrol penerbangan untuk mengubah rencana penerbangan untuk menghindari cuaca yang sangat buruk.

Sejauh ini, belum terdapat tanda ditemukannya pesawat tersebut. Demikian dimuat KoreaKini. [mel]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya