Berita

anang iskandar/net

Pertahanan

BNN Dorong Eksekusi Mati Dipercepat

SELASA, 23 DESEMBER 2014 | 02:55 WIB | LAPORAN:

Badan Narkotika Nasional (BNN) mendorong pelaksanaan eksekusi mati terhadap terpidana narkoba dipercepat.

Kepala BNN Komjen Anang Iskandar mengatakan, selama ini pelaksanaan eksekusi kerap terkatung-katung sehingga para terpidana narkoba bisa tetap menjalankan aktivitasnya mengedarkan barang haram.

"Kita harapkan bahwa hukuman mati atau eksekusi ini betul-betul dilaksanakan. Kalau hukuman mati kan sudah berjalan tapi eksekusinya yang mundur-mundur," katanya usai malam penganugerahan Bintang Emas yang digelar Kantor Berita Politik sekaligus peluncuran Matranews di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Senin malam (22/12).


Menurut Anang, eksekusi mati terhadap terpidana kasus narkoba setelah ada keputusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Jadi, inkrah itu betul-betul dan tidak ada ini lagi sudah langsung berapa lama eksekusi, begitu. Jadi, tidak usah lama-lama," bebernya.

Dia menjelaskan, selama ini, terpidana mati yang belum dieksekusi justru melakukan aktifitasnya mengedarkan narkoba dari balik jeruji besi.

"Sudah rahasia umum bahwa di sana itu di lapas masih ada pengendalian-pengendalian dan terbukti. Jadi, rill memang ada terjadi seperti itu," kata Anang.

Selain itu, lapas juga dapat dijadikan ajang pertemuan antar pengedar narkoba taraf internasional di situ. Dimungkinkan, para terpidana mati justru membuat jaringan baru.

"Yang namanya putusan hukuman mati itu jelas, kan sesuai dengan tindak lanjut pelanggarannya. Jadi, jangan sungkan-sungkan eksekusi saja," demikian Anang.[dem]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya