Berita

SHINZO aBE/NET

Dunia

Jepang Gelar Pemilu Parlemen Hari Ini

MINGGU, 14 DESEMBER 2014 | 09:42 WIB | LAPORAN:

Jepang memilih wakil rakyatnya hari ini (Minggu, 14/12). Lebih dari 48 ribu tempat pemungutan suara disebar di seluruh wilayah negara itu dalam pemilihan anggota DPR atau Majelis Rendah.

Pemungutan dimulai pukul 7 pagi waktu setempat (5 pagi WIB). Mengutip dari Xinhua, Ssetidaknya ada 1.191 calon bersaing untuk memperebutkan 475 kursi di dewan tangguh tersebut.

Perdana Menteri Shinzo Abe yang berumur 60 tahun masih punya dua tahun masa jabatan ketika dia menyerukan pemilu dini bulan lalu. Dua tahun kepemimpinannya dicirikan oleh tiga hal yang ditujukan untuk menggairahkan lagi ekonomi Jepang.  Tiga hal yang disebut "tiga panah" Abenomics itu adalah pengenduran moneter, stimulus fiskal dan perubahan struktural.


Namun sebagian partai oposisi, dengan mengutip data pemerintah, mengatakan "Abenomics" adalah kegagalan yang mengakibatkan bertambah luasnya jurang pemisah kekayaan.

Partai Liberal Demokrat (LDP), pimpinan Abe dan mitra kecilnya, Partai Komeito, berusaha mempertahankan mayoritas besar bloknya di Majelis Rendah. Sementara itu, partai oposisi berusaha meraih lebih banyak kursi untuk mengimbangi Diet, yang didominasi LDP-Komeito.

Sebelum pembubaran Majelis Rendah, blok yang berkuasa meraih 326 kursi di dewan dengan 480 kursi tersebut.

Jajak pendapat paling akhir memperlihatkan LDP memimpin dalam pemilihan umum dengan 28 persen dukungan dalam perwakilan proporsional. Sementara partai oposisi utama, Partai Demokrat Jepang (DPJ) mengantungi 11,8 persen dukungan.

Pemungutan suara dijadwalkan berakhir pada pukul 20.00 waktu setempat dan sebagian TPS ditutup pada pukul 19.00 waktu setempat.

Kementerian Urusan Dalam Negeri memperkirakan penghitungan suara berakhir pada Senin pagi, tapi jajak pendapat media di luar pemungutan suara diperkirakan menyiarkan hasil awal setelah pemungutan suara berakhir.

Pemilih yang datang mencapai angka terendah YAKNI 59,3 persen, dalam Pemilu 2012. Saat itu, Abe memangku jabtaan kedua. Jumlah pemilih diperkirakan makin sedikit dalam pemungutan suara saat ini, kata media setempat.[wid]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya