Berita

Dunia

AU Sri Lanka Mulai Selidiki Insiden Jatuhnya Pesawat Antonov-32

SABTU, 13 DESEMBER 2014 | 12:20 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Angkatan Udara (AU) Sri Lanka memulai penyelidikan khusus kasus kecelakaan pesawat Antonov-32, hari ini (Sabtu, 13/12).

Kepala Staff AU Sri Lanka, Marsda Gagan Bulathsinghala mengatakan bahwa Panglima AU Kolitha Gunathilaka telah menunjuk Komandan Udara Ravi Jayasinghe untuk mempimpin penyelidikan.

"Sebelumnya, pesawat kehilangan radar. Kapten telah berkomunikasi bahwa ia tengah terbang di wilayah umum yang memiliki jarak pandang terbatas (akibat kabut)," kata Bulathsinghala, seperti dikutip dari Xinhua.


Saat insiden terjadi kemarin (Jumat, 12/12), Antonov-32 membawa lima personel Angkatan Udara menuju Bandara Ratmalana dalam kondisi cuaca berkabut. Pesawat kemudian jatuh di sebuah pemukiman warga di ibukota Kolombo.

Nahas empat perwira AU tewas, sementara seorang lainnya mengalami luka serius. Para korban tewas adalah kapten skuadron pesawat, co-pilot, sersan penerbangan dan kopral.

Sementara korban selamat mengalami luka bakar yang parah di bawah pinggang dan sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Nasional Kolombo.

Beberapa rumah di dekat lokasi kecelakaan juga mengalami kerusakan. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya