Berita

Gadis Arivia/net

Politik

Gadis Arivia: Pola Pikir JK Terbelakang dan Mundur

KAMIS, 04 DESEMBER 2014 | 16:28 WIB | LAPORAN:

. Jika waktu kerja perempuan dikurangi dua jam, maka perusahaan-perusahaan justru akan semakin enggan untuk menerima pekerja perempuan.

Demikian diungkapkan pendiri Jurnal Perempuan dan Pelita Univeritas Indonesia (UI) Gadis Arivia saat jumpa pers 'Menolak Pernyataan JK tentang Pengurangan Jam Kerja Perempuan' di kantor Jurnal Perempuan, Menteng, Jakarta, Kamis (4/12).

"Nanti perusahaan malah maunya cari pekerja laki-laki yang bisa kerja sampai delapan jam, bukan enam jam. Ini justru Wapres JK menghambat perempuan memproleh pekerjaan," sebut dia.


JK, lanjut Gadis , dinilai tidak cerdas dalam mengeluarkan wacana agar jam kerja perempuan dikurangi. Jika wacana tersebut terwujud, maka akan membuat derajat perempuan semakin rendah dan banyak mendapat perlakuan diskriminasi.

"Mindset (pola pikir) Pak JK ini terbelakang dan malah mundur," sindir aktivis gerakan perempuan ini.

Tak hanya itu, Gadis juga mengingatkan pemilih Jokowi-JK pada Pilpres 2014 lalu kebanyak perempuan. Bukan tidak mungkin, dengan adanya wacana ini perempuan akan melawan dalam jumlah yang banyak juga.

"Pemilih Jokowi-JK itu kebanyak perempuan, pak JK harus ingat itu," tandas Doktor filsafat Universitas Indonesia ini. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya