Berita

ilustrasi/net

Politik

Anies Baswedan Pikirkan Cara Hapus Pungutan Liar di Sekolah

JUMAT, 28 NOVEMBER 2014 | 20:32 WIB | LAPORAN:

Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Anies Baswedan, menegaskan bahwa seluruh sekolah yang ada di Indonesia harus bebas dari berbagai macam pola pungutan liar (pungli).

Anies mengatakan itu saat disinggung soal praktik pungli yang masih kerap terjadi di Indonesia.

"Sekolah memang harus bebas dari pungli. Dan sekolah itu sebenarnya sudah ada bantuan," kata Anies usai menyerahkan laporan harta kekayaan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (28/11).


Anies menegaskan bahwa penertiban pungli tidak bisa hanya diserahkan ke pemerintah. Masyarakat juga harus sadar dan ikut andil menertibkan itu.

"Jadi dengan begitu kita bereskan bersama-sama," terang dia.

Dia tak menjamin praktik pungli sudah benar-benar hilang. Namun, pihaknya akan terus mengkaji bagaimana sistem terbaik untuk menghapus uang pelicin, terutama di masa awal tahun ajaran baru.

"Insya Allah dalam beberapa minggu ke depan kami akan siapkan bagaimana caranya supaya tidak berulang. Mumpung masih awal. Jadi, jangan sesudah kejadian baru dilakukan," terangnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya