Paris Saint-Germain kian koÂkoh menduduki puncak klaseÂmen Grup F Liga Champion usai menggasak Ajax Amsterdam 3-1 di Stadion Parc des Princes, PaÂris, kemarin. Hasil ini membuat pelatih Frank de Boer kecewa beÂÂrat, dan mengkambinghitamÂkan anak-anak asuhnya.
Edinson Cavani menjadi petaÂka Ajax di awal laga usai memÂboÂbol gawang Jasper Cillessen paÂda menit ke-33.
Ajax berhasil mengejutkan publik Parc des Princes lewat gol penyeimbang Davy Klaassen paÂda menit ke-67. Sundulan KlaasÂsen tidak mampu diantisipasi kiÂper PSG, Salvatore Sirigu.
Kedudukan imbang itu hanya bertahan 11 menit, karena tuan rumah kembali memimpin pada meÂnit ke-78 lewat tendangan kaki kanan Zlatan Ibrahimovic. Lima menit berselang, Cavani meÂnambah keunggulan PSG usai memanfaatkan kesalahan gelandang Ajax, Niki Zimling. Kedudukan 3-1 untuk keungguÂlan Les Parisien bertahan hingga laga usai.
Kekalahan ini sangat menyaÂyat hati Frank de Boer yang meÂngaku sudah mati-matian memÂpersiapkan skuadnya dengan matang. Seharusnya kami mamÂpu memenangkan laga ini,†kata De Boer kepada NOS.
Menurutnya, hasil yang didaÂpat ini bukan karena kehebatan PSG melainkan para skuad yang penampilannya berantakan dan jauh dari rencana. â€Saya marah saat jeda dan saya bilang kepada pemain untuk lebih baik.â€
Kini dia hanya berharap, Paris Saint-Germain mengalami keÂhancuran di laga penutup penyiÂsiÂhan Grup Liga F Champions saat melawan Barcelona di Camp Nou pada 10 Desember mendatang.
Bila cara bermain PSG mereÂka melawan Barcelona masih saÂma. Mereka akan punya masaÂlah,†tandas eks penggawa BlauÂgrana ini.
Kemenangan ini membuat PSG mendulang tambahan tiga poÂin dan mengokohkannya sebaÂgai pemuncak klasemen Grup F dengan koleksi 13 poin. BarceloÂna menempel ketat di posisi keÂdua dengan raihan 12 poin. SeÂdangkan Ajax hanya mengoleksi dua poin dari lima laga Grup F. De Godenzonen-julukan Ajax haÂnya perlu hasil imbang saat menÂjamu APOEL Nicosia pada 10 DeÂsemÂber, agar mendapat akses ke fase gugur Liga Europa. ***