Berita

joko widodo/net

Politik

Sebaiknya, Jokowi Angkat Jubir yang Handal

Rakyat Bisa Terpancing Main Hakim Sendiri
MINGGU, 23 NOVEMBER 2014 | 12:40 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan, Joko Widodo semestinya berhati-hati dalam mengeluarkan statemen apapun. Apalagi menyangkut hubungan antarnegara.

Dalam perbincangan singkat dengan , Asep Warlan Yusuf menyebut Jokowi sama saja bertindak main hakim sendiri dengan pernyataan tegasnya terkait kapal-kapal ilegal milik Malaysia. Jokowi dinilai tak sensitif karena meminta agar kapal-kapal Malaysia yang tertangkap tanpa izin dikaramkan saja.

"Kalau orang sipil yang bilang begitu wajar saja, tetapi perkataan itu keluar dari seorang kepala negara. Artinya, dia main hakim sendiri," tegas pakar hukum dari Universitas Parahyangan tersebut, beberapa saat lalu (Minggu, 23/11).


Perkataan itu memang menunjukkan ketegasan Jokowi, namun Asep merasa itu tidak tepat.

"Seharusnya tidak seperti itu. Tangkap dulu, kemudian sita (kapalnya). Itu namanya terlalu emosional. Takutnya perkataan semacam ini diikuti rakyat Indonesia untuk main hakim sendiri," lanjutnya.

Asep meminta Jokowi untuk meniru presiden terdahulunya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang menunjuk orang-orang yang dianggap pantas jadi jurubicara.

Misalnya Andi Alfian Malarangeng untuk dalam negeri, Dino Pati Djalal untuk luar negeri, dan Denny Indrayana untuk hukum.

Asep menyarankan Jokowi untuk menunjuk jurubicara, penasehat, dan ahli hukum seperti dari kalangan partai yang memiliki kriteria seperti Hasto Kristanto (PDIP) atau Akbar Faisal (Nasdem).

"Dari kalangan lain, bisa juga akademisi ataupun mantan wartawan," tandasnya.[wid]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya