Berita

ilustrasi/net

Humor Politik

Berikut Perubahan Perilaku Masyarakat Pasca BBM Naik

SELASA, 18 NOVEMBER 2014 | 07:32 WIB

SEBELUM pengumuman kenaikan BBM, ternyata para pakar ekonomi telah melakukan berbagai analisa secara jernih dan mendalam mengenai dampak apa saja yang timbul di tengah masyarakat seandainya BBM jadi dinaikkan oleh pemerintah.

Berikut ini adalah beberapa hasil analisa yang berhasil disusun para pakar ekonomi tentang kemungkinan perubahan prilaku masyarakat untuk menyesuaikan diri sesuai dengan situasi keuangannya setelah BBM naik:

Dalam hal perawatan untuk pembersih wajah, menurut hasil analisa pakar, masyarakat pada awal bulan menggunakan merek terkenal, namun memasuki tengah bulan akan menggunakan merek seadanya, dan akhir bulan cukup memakai sabun colek.


Dari segi penggunaan HP, awal bulan masih telpon-telponan, memasuki tengah bulan sms-an, akhir bulan akan nipu orang pakai sms dengan tulisan "ini Mama, mama sekarang lagi di kantor polisi, kirimin mama pulsa".

Kebiasaan makan cemilan atau makanan ringan pun akan mengalami perubahan. Ketika masih awal bulan ngemilnya coklat, masuk tengah bulan wafer, akhir bulan cukup makan kerupuk.

Pada umumnya, awal bulan akan pergi dari mall ke mall, namun tengah bulan perginya dari rumah ke rumah teman, dan akhir bulan cukup duduk di teras depan rumah sambil sarungan.

Untuk cucian, bila awal bulan masih mampu menggunakan Laundry Kiloan, ketika tengah bulan harus mencuci sendiri, dan bila menjelang akhir bulan cukup pakai pakaian Side A-Side B terutama pakaian dalam.

Bagi yang masih pacaran, maka awal bulan masih sanggup nonton di Bioskop XXI, begitu tengah bulan beli dvd bajakan, dan akhir bulan cukup nonton bioskop Trans TV.

Bagi karyawan kantoran, bila awal bulan masih bisa naik mobil roda empat, begitu memasuki tengah bulan cukup naik sepeda motor dengan beli bensin eceran, dan akhir bulan naik sepeda sambil dagang siomay.

Dalam hal makanan, pada umumnya awal bulan masih bisa makan nasi Padang, begitu memasuki tengah bulan nasi kucing, dan akhir bulan nasi aking atau nasi semalam.

Kebiasaan membaca koran pun akan mengalami perubahan. Bila awal bulan masih bisa beli eceran, begitu tengah bulan beli koran hanya hari Minggu saja, dan pada akhir bulan cukup baca koran di mading masjid.

Bagi yang masih pacaran dan biasanya selalu menjemput pacar, maka awal bulan masih bisa naik taksi, tengah bulan jemput pakai motor sambil ngedumel, dan akhir bulan sang pacar akan di sms "Pulang sendiri gih, udah gede ini".

Salam gigit jari! Asem tenan! [***]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya