Berita

Satya Widya Yudha/net

Politik

Pemerintah Diminta Transparan soal Rencana Kenaikan Harga BBM

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 14:44 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha mengatakan, dewan tidak memiliki kewenangan terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi, pihaknya hanya akan mempelajari dampak daripada kenaikan tersebut.

"Kami tidak ada kewenangan terkait hal tersebut, kan pemerintah yang menanganinya," ujar Sayta di Komplek Parlemen, Jumat (14/11).

Polisi Golkar ini hanya berharap pemerintah dalam melaksanakan kebijakannya dalam hal ini menaikkan BBM, harus dengan transparan. Dan diharapkan nanti tidak mengakibatkan lonjakan inflasi.


"Harusnya ada penghematan dan transparansi dalam alokasi anggara. Mampu nggak menekan melonjaknya inflasi akibat kenaikkan BBM ini," ujar Sayta.

Menurutnya, apabila benar harga BBM itu nantinya naik, harus ada dampak positif dari hal tersebut. Salah satunya yaitu program kerakyatan mengenai kemakmuran masyarakat di pedesaan juga harus diperhatikan, terutama dalam hal infrastruktur.

"Di desa-desa infrastrukturnya belum memadai, sehingga perlu diperhatikan," tambahnya.

Satya juga mengharapkan bila benar adanya kenaikan harga BBM itu, baiknya komoditas yang diatur oleh pemerintah dapat ditekan harganya, sehingga tidak meresahkan masyarakat.

"Gula, beras, pupuk, kan itu subsidi. Jangan sampai harganya melambung. Saya berpandangan supaya ditinjau lagi rencana kenaikkan itu," terangnya. [rus]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Efisiensi Perjalanan Dinas: Luar Negeri 70 Persen, Dalam Negeri 50 Persen

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:18

MPR Minta Pemerintah Tarik Pasukan TNI dari Misi UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:11

Imparsial: Andrie Yunus Buka Sinyal Gelap Pembela HAM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:05

Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang Tiga Hari

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:53

Kemenkop–KemenPPPA Kolaborasi Perkuat Peran Perempuan Lewat Kopdes

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:45

Lippo Cikarang Tegaskan Tidak Terkait Perkara yang Diusut KPK

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:35

Membaca Skenario Merancang Operasi Gagal

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:28

BSA Logistics Melantai di Bursa Bidik Dana Rp306 Miliar

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18

Jusuf Kalla Bereaksi atas Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon

Selasa, 31 Maret 2026 | 21:01

Diaspora RI Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Seoul

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:56

Selengkapnya