Berita

JK: Salah Anggap IM2 Melanggar Hukum

JUMAT, 14 NOVEMBER 2014 | 13:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tidak ada peraturan yang dilanggar dalam kerja sama antara Indosat dan IM2 pada penyelenggaraan 3G di frekuensi 2.1 GHz. Kerjasama kedua belah pihak telah sesuai dengan aturan dan Undang-Undang Telekomunikasi.

Demikian ditegaskan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta tadi malam (Kamis, 13/11). Oleh karena itu menurut JK, salah jika menganggap kasus Indosat dengan IM2 melanggar aturan.

"Kalau yang membuat aturan mengatakan tidak salah, ya tidak ada yang salah," katanya.


Masalah yang kini terjadi di IM2, kata JK seperti tertulis dalam pesan elektronik yang diterima redaksi, tidak perlu terjadi jika regulator sudah menyatakan tidak ada kesalahan.

Menurut dia, persoalan IM2 hanya terkait masalah penafsiran hukum dan karenanya dia yakin tidak ada maksud Indosat untuk melanggar hukum.

"IM2 kan anak perusahaan, hanya pisah entitas. Saya yakin tidak ada maksud macam-macam untuk melakukan perbuatan melanggar hukum," tandas JK.

Diketahui, Kejaksaan Agung telah memutuskan akan menyita aset milik PT Indosat dan anak perusahaannya PT Indosat Mega Media (IM2) seiring tidak ada iktikad baik kedua perusahaan untuk membayar uang pengganti Rp 1,3 triliun yang diperintahkan Mahkamah Agung (MA). Kasus Indosat dan IM2 mengemuka bermula dari tuduhan korupsi tuduhan korupsi dalam penggunaan jaringan 2,1 GHz/3G selama 2006-2012 terkait pengalihan frekuensi 3G dari PT Indosat Tbk ke IM2 dengan tertuduh mantan Dirut PT IM2 Indar Atmanto.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pakar HTN Sambut Baik Putusan MK Perkuat Kedudukan Hasil Audit BPK

Selasa, 21 April 2026 | 18:18

Refly Harun soal Info P21 Kasus Ijazah Jokowi: Itu Ngarang!

Selasa, 21 April 2026 | 18:17

Efek Domino MBG, Pendapatan Petani Naik 60 Persen

Selasa, 21 April 2026 | 18:13

Hadiah Hari Kartini: Pengesahan UU PPRT Lindungi Pahlawan Domestik

Selasa, 21 April 2026 | 18:04

Staf PBNU Mangkir dari Panggilan, KPK Siap Jadwal Ulang

Selasa, 21 April 2026 | 17:52

RUU PPRT Disahkan DPR Bukti Perempuan Hadir di Parlemen

Selasa, 21 April 2026 | 17:43

Peringati Hari Kartini, KPP: Perempuan Harus Aktif dari Suara ke Aksi

Selasa, 21 April 2026 | 17:42

Huawei Rilis Pura 90 Series, Ini Spesifikasi, Fitur Kamera, dan Harganya

Selasa, 21 April 2026 | 17:16

Staf Orang Kepercayaan Maidi Dicecar KPK soal Penampungan Dana CSR

Selasa, 21 April 2026 | 17:13

13 WNI Jadi Korban Kebakaran 1.000 Rumah Apung di Malaysia

Selasa, 21 April 2026 | 17:10

Selengkapnya