Berita

Politik

Beathor: Pramono Anung Terlalu Sombong

KAMIS, 13 NOVEMBER 2014 | 02:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Situasi panas di DPR RI yang belum sepenuhnya reda antara lain diakibatkan oleh sikap Pramono Anung yang terlalu sombong dan sok pintar.

Begitu penilaian mantan anggota DPR RI dari PDI Perjuangan, Bambang Beathor Soerjadi, dalam pesannya kepada redaksi.

Kamu (Pramono Anung) jangan sok pintar dengan titel doktormu dan jangan pula sok hebat karena pernah lima tahun jadi wakil ketua DPR,” ujar Beathor.


Kamu bikin malu dan merusak tatanan negara dengan berulah bikin pimpinan DPR tandingan,” sambungnya.

Masih menurut Beathor, UU MD3 yang membatasi ruang gerak PDIP kini adalah buah dari keteledoran Pramono Anung, terlebih setelah PDIP memenangkan Pemilu dan Pilpres 2014.

Kalau kamu cerdas dan sadar maka DPR tidak terjadi seperti ini,” masih kata orang dekat alm. Taufiq Kiemas ini.

Beathor meminta Pramono Anung menerima kenyataan politik di Parlemen dan mengajak semua anggota Koalisi Indonesia Hebat (KIH) untuk menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI.

Hal ini perlu dilakukan, sambung Beathor, akan membantu hubungan Parlemen dengan Kabinet menjadi lancar.

Toh jabatan pimpinan yang kami perjuangankan itu hanya untuk kesejahteraan berapa orang saja, tanpa punya ada kekuatan politik apapun,” kata dia lagi.

Manuver Pramono, kata Beathor lagi, menghambat kinerja pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Semakin lama Pramono Anung berulah, demikian kata Beathor, semakin muak rakyat pada PDIP. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya