Berita

Nusantara

1 Juta Orang Hadiri Peringatan Tembok Berlin Runtuh

MINGGU, 09 NOVEMBER 2014 | 13:37 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Tepat hari ini (Minggu, 9/11), Jerman menandai 25 tahun runtuhnya Tembok Berlin. Lebih dari 1 juta orang diperkirakan akan bergabung dalam perayaan tersebut.

Kanselir Angela Merkel dijadwalkan memimpin upacara peringatan penghormatan bagi mereka yang tewas saat tembok yang menjadi ikon Jerman itu runtuh.

"Kota ini telah menulis sejarah," katanya singkat sebelum berangkat ke acara yang digelar di museum seni modern di Berlin, Neue Nationalgalerie seperti dikutip dari AFP.


Sekitar 7 ribu balon putih berkibar di sepanjang tembok raksasa yang termasuk dalam tujuh keajaiban dunia itu.

Tembok Berlin (adalah sebuah tembok pembatas terbuat dari beton yang
dibangun oleh Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur) yang memisahkan kota Berlin Barat dan Berlin Timur.

Tembok yang didirikan pada 13 Agustus 1961 ini juga berfungsi untuk memisahkan sekaligus mengisolasi Berlin Barat, wilayah Jerman Barat, yang dikontrol oleh Prancis, Amerika, dan Inggris, negara-negara yang anggap fasis oleh pemerintahan komunis Jerman Timur.

Pihak Jerman Timur mengatakan bahwa tembok ini dibangun untuk melindungi para warganya dari elemen-elemen fasis yang dapat memicu gerakan-gerakan besar, sehingga mereka dapat membentuk pemerintahan komunis di Jerman Timur.

Meski demikian, dalam prakteknya ternyata tembok ini digunakan untuk mencegah semakin besar larinya penduduk Berlin Timur ke wilayah Berlin Barat.

Runtuhnya Tembok Berlin berawal dari demonstrasi besar-besaran di Jerman Timur pada Agustus 1989 menyusul perubahan politik radikal di kawasan Blok Timur (komunis) yang dikomandani oleh Uni Soviet.

Setelah kerusuhan sipil selama beberapa pekan, pemerintah Jerman Timur mengumumkan bahwa pada 9 November 1989 rakyat Jerman Timur boleh pergi ke Jerman Barat dan Berlin Barat. Kerumunan warga Jerman Timur pun menyeberangi dan memanjat tembok itu, diikuti pula dengan warga Jerman Barat di sisi lain untuk merayakan atmosfer kebebasan.

Tak sedikit juga dari mereka yang mencoba membongkar kokohnya tembok tersebut dengan berbagai alat seadanya.

Euforia publik dan pemburu cinderamata akhirnya meretakkan bagian-bagian tembok itu. Beberapa pekan kemudian, sebagian besar tembok ini pun dihancurkan oleh pemerintah menggunakan alat berat.

Kejatuhan dari Tembok Berlin tersebut lalu membuka jalan bersatunya dua negara Jerman (Timur dan Barat) pada tanggal 3 Oktober 1990.

Banyak pihak yang menganggap runtuhnya Tembok Berlin adalah peristiwa monumental dan sering digunakan pula sebagai simbol jatuhnya paham komunisme.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya