Berita

Dunia

Hari Ini, Rakyat Catalan Gelar Referendum Kemerdekaan

MINGGU, 09 NOVEMBER 2014 | 10:22 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Salah satu wilayah terkaya di Spanyol, Catalan akan menggelar referendum hari ini (Minggu, 9/11) untuk menentukan nasib mereka.

Padahal, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy telah menegaskan ancamannya untuk memblok upaya para pemimpin daerah Catalan tersebut.

Rajoy mengatakan bahwa referendum tersebut ilegal menurut konstitusi Spanyol, dan menyatakan kedaulatan negara harus ditegakkan secara nasional, bukan daerah.


Meskipun demikian, semangat separatisme terus bergelora karena sebagai wilayah terkaya Catalan hanya menjadi "sapi perah" bagi Spanyol.

Belum ada daftar pemilih resmi, namun pemerintah Catalan mengatakan sekitar 5,4 juta orang yang berusia 16 tahun ke atas-lah yang berhak memilih.

Tempat Pemungutan Suara (TPS) juga telah didirikan di sekolah-sekolah dan balaikota di seluruh penjuru Catalan, meskipun pemerintah Spanyol telah memperingatkan agar tidak menggunakan fasilitas milik pemerintah untuk menggelar referendum.

Seperti dikabarkan AFP, 41 ribu orang telah mendaftarkan diri sebagai relawan referendum.

Sejauh ini pemerintah Spanyol juga belum menentukan konsekuensi hukum yang dihadapi pemimpin Catalan, petugas TPS, relawan referendum, atau pemilih  jika mereka turut ambil bagian dalam proses referendum.

Dalam kertas suara, akan tertera dua pertanyaan: "Apakah anda ingin Catalan menjadi negara?" dan jika demikian "Apakah anda ingin negara yang mandiri?.

Saat dimintai komentar soal referendum, Rajoy terlihat meremehkan suara dari 7,5 juta jiwa atau 16 persen dari total penduduk Spanyol.

"Apa yang akan terjadi besok, itu bukan referendum, bukan konsultasi, atau apa pun yang menyerupai itu. Karena saya tidak menyetujuinya. Yang pasti adalah mereka tidak akan memiliki hasil (dari referendum)," katanya kemarin (Sabtu, 8/11).[wid]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya