Berita

Desmon J Mahesa/net

Politik

Jaksa Agung Harus Sekelas Baharuddin Lopa

RABU, 05 NOVEMBER 2014 | 08:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Jokowi diharapkan segera mengangkat Jaksa Agung sekelas almarhum Baharuddin Lopa. Memiliki ketegasan, ada terobosan dan banyak harapan.

Demikian dikemukakan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmon J Mahesa saat ditemui di Gedung DPR Jakarta, kemarin (Selasa, 4/11).

Menurutnya, untuk mencari Jaksa Agung sekelas Lopa memang susah, karena itu ia menduga Jokowi akan  menunjuk M. Yusuf yang sekarang ini menjabat Ketua PPATK sebagai Jaksa Agung baru.


Dalam pengamatan Desmon, sementara ini kalau membandingkan terhadap jaksa yang di KPK lebih hebat dari pada yang di Kejagung. Berarti pimpinan KPK lebih baik dari jaksa agung, pasalnya tidak ada kasus-kasus yang mandek di KPK, sementara perkara di Kejagung banyak perkara yang mandek.

"Akhirnya kalau mau lihat apa adanya termasuk penilaian masyarakat, KPK lebih baik dari Kejagung. Kalaupun mengangkat Abraham Samad, itu hak prerogative Presiden," ujar Desmon.

Yang selanjutnya perlu dicermati apakah pengangkatan Jaksa Agung nanti dalam rangka penegakan hukum atau kepentinga politik. Kalau dalam rangka penegakan hukum perlu kita kawal. Tapi kalau untuk kepentingan Presiden, dalam ini harus dicermati, seperti Jagung Basrif Arief, tidak tegas juga.

Harapaannya dengan Jaksa Agung baru, ia menekankan bisa membereskan dengan baik soal penuntutan , tidak bermain-main dengan penetapan tersangka, tidak tiba-tiba menerbitkan SP3. Ke depan, diharapkan dalam penetapan tersangka harus jelas.

"Hari ini yang kita lihat kehilangan proses itu di kejaksaan. Jaksa Agung baru bisa nggak menghapus kesan orang yang berduit di SP3 dan yang masuk penjara orang yang tidak berduit," tandas Desmon dilansir dari situs Parlemen.

Ia menegaskan kembali, kalau dalam kepentingan hukum yang akan dipilih M Yusuf (Ketua PPATK). Tapi dalam rangka kepentingan politik, dia menebak Jampidus yang dipilih. Jaksa Agung tidak harus karir, dulu ada Jaksa Agung non karir yaitu Marsilam Simanjuntak dan Andi Galib dari kalangan militer. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya