Berita

foto:net

Bola Bagus

Kejurnas Voli 2014 Diikuti Skuad Pelatnas SEA Games

JUMAT, 31 OKTOBER 2014 | 06:26 WIB | LAPORAN:

. Sebanyak 14 tim voli putra dan tujuh tim voli putri dari 11 provinsi bakal unjuk gigi di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli antarklub PGN Livoli 2014 divisi satu di GOR Tawangalun, Banyuwangi 2-9 November mendatang.

Menurut Ketua V Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI, Hanny Surkatty, para peserta di divisi satu akan memperebutkan tempat teratas agar bisa lolos ke Livoli divisi utama. Dua klub peringkat atas masing-masing dari sektor putra dan putri akan dipromosikan ke Divisi Utama 2015. Sementara bagi dua tim terbawah di divisi utama akan didegradasi ke divisi satu.

"Even ini sangat penting bagi klub-klub peserta. PGN Livoli Divisi Satu vital bagi klub untuk promosi ke divisi utama dan divisi utama penting agar tidak terkena degradasi," ujar Hanny Surkatty saat dihubungi Jumat pagi (31/10).


Kata Hanny, meski liga divisi satu, tapi pevoli dari pelatnas bisa berlaga di divisi satu karena mereka bernaung di klub masing-masing. "Mereka bisa mix antara turnamen dan latihan di pelatnas untuk persiapan SEA Games 2015," ujar Hanny.

Kata Hanny klub-klub yang tampil di PGN Livoli 2014 divisi satu merupakan wakil-wakil dari juara kejurprov masing-masing provinsi. "Klub yang sudah mendaftarkan diri mengikuti Livoli 2014 diimbau untuk tetap ikut hingga event selesai. Jika diperjalanan tiba-tiba mundur dan tidak sampai selesai kejurnas, maka klub akan kena sanksi berupa denda Rp 20 juta dan dua tahun tidak diperkenankan mengikuti kejurnas," ujarnya.

Lebih lanjut Hanny mengatakan bahwa setelah menggelar Livoli divisi satu, PP PBVSI juga akan menggelar Livoli Divisi Utama di Probolinggo pada 16-22 November mendatang. "Klub-klub yang bermain di Divisi Utama juga diwajibkan ikut dalam Livoli tahun ini. Kalau tidak mereka juga akan dapat sanksi," ujarnya. [rus]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya