Berita

alm. gayatri/net

Ternyata, Alm. Gayatri Belum Jadi Anggota BIN

KAMIS, 30 OKTOBER 2014 | 10:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Meninggalnya Gayatri Wailissa, gadis berusia 17 tahun yang menguasai 14 bahasa asing dinilai penuh dengan kontroversi, terutama soal keberadaannya dalam Badan Intelijen Negara (BNI).

Kontroversi tersebut bermula ketika ayahanda almarhum Gayatri, Dedy Darwis, menyebutkan secara terbuka kepada media anaknya adalah agen BIN.

Direktur Lembaga Kajian Stratejik Indonesia, Muhammad Nasir, menilai pengakuan Dedy Darwis tersebut tidak mungkin benar. Sebagai orang yang pernah belajar di pascasrjana kajian stratejik intelijen UI, sepengatahuan Dedy tidak ada anggota BIN yang mengaku bahwa dirinya adalah intel.


"Sebab ketika sudah rekrut setiap agen akan disumpah dan terikat dengan kode etik. Hal ini juga diatur dalam regulasi intelijen yakni asas kerahasiaan," kata Dedy beberapa saat lalu (Kamis, 30/10).

Menurut Dedy, pengakuan bahwa Gayatri sudah tiga bulan menjalani masa pelatihan, itu juga dipastikan tidak benar. Sebab sumber daya agen BIN semua di tempah di Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) minimal berusia 18 tahun, dan itu dilakukan di Sentul bukan di luar Sentul. Dan perekrutan BIN juga baru dilakukan secara terbuka pada awal september 2014 yang lalu.

"Jadi menurutku semua pengakuan Dedy Darwis ayahanda almarhum Gayatri itu tidak benar," ungkap Nasir.

Nasir menambahkan, klarifikasi yang disampaikan langsung oleh Kabinda BIN Maluku Brigjen Gustav Agus Irianto bahwa Gayatri bukan anggota BIN juga sudah cukup untuk membantah desas-desus tersebut.

"Gayatri belum menjadi anggota BIN. Pola rekrutmen anggota BIN yakni lulus SMU, berusia 18 tahun setelah itu masuk ke sekolah tinggi intelijen," demikian Nasir. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya