Berita

Polisi, Tangkap Segera Peruwat Amien Rais!

SENIN, 20 OKTOBER 2014 | 17:19 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Eksponen Angkatan Muda Muhamamdiyah di DIY melaporkan aksi ruwatan terhadap Amien Rais ke Polda DIY. Agus Sunandar, koordinator kegiatan dari Paguyuban Masyarakat Pelestari Tradisi (Pametri) dan kawan-kawan dilaporkan atas dugaan melakukan perbuatan fitnah, perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan.

Demikian disampaikan Humas Eksponen Angkatan Muda Muhammadiyah DIY, Irawan Puspito, dalam keterangan tertulis kepada sesaat lalu (Senin, 20/10). Eksponen Angakatan Muda Muhammadiyah yang melaporkan Agus Sunandar dan kawan-kawan terdiri dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah (PM), dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM).  

"Kami mendesak Polda DIY agar dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya mengusut, memeriksa dan menangkap Agus Sunandar dan kawan-kawan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Irawan.


Dikatakan, aksi ruwatan yang dilakukan Agus Sunandar dan kawan-kawan dari Pametri di depan kediaman mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Amien Rais di Perumahan Sawitsari, Pandeansari, Condongcatur, Depok, Sleman, pada Kamis (16/10) pekan lalu tak bisa ditolerir. Dengan dalih ritual budaya mengadakan ruwatan, tapi nyatanya secara sengaja dan sistematis mereka menyebarkan kebencian, fitnah, hasutan dan perbuatan tidak menyenangkan dengan memakai simbol tokoh Wayang Sengkuni yang ditunjukan kepada Amien Rais.

"Dalam tempo 3 x 24 jam kami akan kembali mendatangi Mapolda DIY guna meminta penjelasan atas perkembangan penanganan laporan yang kami," sambung Irawan.

Lebih lanjut dikatakan, di dalam kehidupan berdemokrasi pro kontra merupakan sesuatu yang lumrah dan karenanya Eksponen Angkatan Muda Muhammadiyah bisa memahami. Tetapi apa yang dilakukan Agus Sunandar dan kawan-kawan sudah melebihi batas kewajaran.

"Melabelisasi seseorang secara keji merupakan tindakan yang tidak beradab, dan justru bertentangan dengan semangat Pametri dalam melestarikan tradisi itu sendiri," tegas Irawan.[dem]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya