Berita

Politik

Politisi PDIP: Tak Benar Ada yang Mau Jegal Pelantikan Jokowi

SENIN, 13 OKTOBER 2014 | 21:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kabar penjegalan pelantikan Joko Widodo menjadi presiden terbukti hanya isu politik yang disebar pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Disebut-sebut penjegalan pelantikan Jokowi akan dilakukan Koalisi Merah Putih setelah sebelumnya mereka memenangkan beberapa kali proses politik di parlemen dari Koalisi Indonesia Hebat.

Adalah politisi PDIP TB Hasanuddin yang meneruskan informasi bantahan pelantikan Jokowi akan dijegal. Rapat gabungan fraksi dan kelompok pimpinan-pimpinan fraksi MPR, siang tadi sepakat dan akan mempersiapkan pengucapan sumpah Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wapres periode 2014-2019.


"Semua setuju karena sudah sesuai UU MD3 dan tatib," ujar politisi PDIP TB Hasanuddin dalam pesan elektroniknya kepada (Senin, 13/10).

Ketua MPR Zulkifli Hasan juga telah memastikan pelantikan Jokowi akan dilakukan MPR pada tanggal 20 Oktober pukul 10.00 WIB. Zulkifli bersama pimpinan MPR menyampaikan undangan resmi pelantikan kepada Jokowi di rumah dinas, Jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, tadi sore.

"Kami memang sudah mengagendakan untuk berkunjung ke presiden terpilih lalu ke Pak JK, dan lanjut ke Pak SBY dan Boediono. Pertama menyampaikan undangan tanggal 20 Oktober jam 10 pagi," ujar Zulkifli kepada wartawan.

Selain membahas pengambilan sumpah Jokowi dan JK sebagai presiden dan wakil presiden, Kang TB menjelaskan rapat tersebut juga membahas pembentukan alat kelengkapan MPR. Rapat memutuskan kader PDIP mengisi posisi ketua Badan Sosialisasi MPR dengan kader Nasdem menjadi salah satu wakilnya.

PDIP juga menempatkan kadernya sebagai salah satu wakil ketua badan kajian. Adapun kader PKB dan Hanura menjadi wakil ketua badan penganggaran.

"Semua berjalan sopan, saling memahami dan demokratis. Pembagian pimpinan badan secara aklamasi diterima oleh semua fraksi," jelas Kang TB.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya