Berita

Badai Hudhud Diprediksi Terjang India Siang Ini

MINGGU, 12 OKTOBER 2014 | 10:42 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemerintah India telah mengevakuasi ribuan orang yang tinggal di perkampungan nelayan menjelang datangnya badai siklon Hudhud, Sabtu
(11/10).

Disampaikan Badan Meteorologi India, negara bagian Andhra Pradesh dan Orissa berada dalam keadaan siaga tinggi menghadapi badai yang diprediksi akan datang hari ini (Minggu, 12/10).

Ribuan orang di perkampungan nelayan di lima kabupaten di timur laut Andhra Pradesh telah dipindahahkan ke tempat yang lebih aman, karena rumah-rumah mereka yang tidak kokoh.

Ribuan orang di perkampungan nelayan di lima kabupaten di timur laut Andhra Pradesh telah dipindahahkan ke tempat yang lebih aman, karena rumah-rumah mereka yang tidak kokoh.

"Kami siap untuk mengevakuasi 400.000 orang, tapi itu akan tergantung pada jumlah curah hujan dan bagaimana hal itu mempengaruhi daerah
dataran rendah," kata seorang pejabat senior Andhra Pradesh, Arvind Kumar, seperti dilansir AFP.

Menurut Badan Meteorologi India, diprediksi kecepatan angin akibat terjangan badai Hudhud mencapai 190 km per jam dan disertai dengan
hujan deras.

"Badai itu diperkirakan akan mendarat sebelum siang hari di Visakhapatnam dan sekitar 150.000 orang (di Andhra Pradesh) kemungkinan akan terpengaruh," tambah Kumar.

Pihak berwenang mengatakan kepada para nelayan untuk tidak melaut sementara waktu ini.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya