Berita

Dunia

Sekjen PBB Desak Pemerintah Bentuk Kabinet Persatuan Nasional

MINGGU, 12 OKTOBER 2014 | 09:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekertaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki Moon melakukan sebuah kunjungan mendadak ke Libya, Sabtu (11/10).

Hal tersebut dilakukan Ban guna mendesak pihak-pihak yang bertikai untuk mengakhiri gejolak yang mencengkram di salah satu negara Afrika itu sejak Muammar Khadafi digulingkan pada tahun 2011 lalu.

"Biarkan saya menjelaskan, jika konfrontasi kekerasan tidak segera dihentikan, jika perdamaian tidak dikembalikan, maka kemakmuran dan kehidupan yang lebih baik akan menjadi mimpi yang sulit terwujud," kata Ban sesaat setelah tiba di Tripoli, seperti dikutip AFP.


Ban dijadwalkan akan bertemu dengan petinggi-petinggi partai politik, yang juga akan dihadiri oleh Wakil Ketua DPR, dan beberapa anggota parlemen.

Pada kesempatan itu, Ban berencana mendesak pemerintah Libya untuk pembentukan kabinet persatuan nasional guna menekankan pentingnya pemerintahan yang kuat yang mampu melaksanakan keputusan di negara di mana kelompok-kelompok militan telah berhasil menguasai banyak wilayah.

"Tidak ada alternatif untuk dialog," kata Ban menjelang pertemuan, juga dihadiri oleh Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Menteri Luar Negeri Italia Federica Mogherini, serta utusan dari Inggris, Perancis dan Malta.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya