Berita

Solena Chaniago

Blitz

Solena Chaniago, Protes Pemberitaan Prostitusi Mayang

JUMAT, 10 OKTOBER 2014 | 09:50 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Gemparnya kasus Mayang Prasetyo, transgender WNI yang dibunuh dan dimasak suaminya di Brisbane Australia berdampak luas. Transgender asal Padang yang menetap di New York, So­lena Chaniago pun tak menyang­ka ke­nalannya itu tewas mengenaskan.

Solena bilang, ia tahu Mayang dari rekannya sesama transgen­der. Menurutnya Mayang sosok yang ambisius sekaligus pekerja keras.

“Jadi si Mayang ini anaknya seorang ambisi, pekerja keras dan orangnya pendiam,” terang So­lena kepada wartawan.


Sebenarnya, ia tak terlalu me­ngenal dekat Mayang. Tapi ia merasa sedih nasib Mayang seba­gai transgender yang men­cari uang ke negeri orang harus ber­akhir tragis.

Solena juga menyayangkan, mengapa pekerjaan Mayang sebagai PSK di-blow up sedemi­kian rupa di tengah kasus mutilasi yang menggemparkan itu.

“Anaknya itu berambisi dan be­kerja keras, dia anak baik-baik sebe­narnya. Yang saya tidak suka pros­titusi itu di-blow up. Come on, ini kasus mengenai mutilasi, itu terjadi sama kita, kenapa yang di­ekspos sih prostistusi itu, dia itu tulang panggung keluarga,” protesnya.

Solena yang pernah membin­tangi dua film Hollywood The Brook­lyn Finest dan The Extra Man itu mengaku juga was-was de­ngan adanya kasus kekerasan tersebut.

Saat ini, Solena tengah berhu­bungan serius dengan seorang pria asal Jerman.

“Amit-amit ya, you have to be smart, you have choose to be smart. Itu nasib juga mana juga dia menyangka itu dia dibunuh, suami-istri pula. Pacar saya nggak pernah nyentil dikit aja, pacar saya nggak pernah kasar pa­dahal saya termasuk orang yang keras kepala sebetulnya,” akunya.

 Diketahui, Solena pernah me­nikah dengan wanita pada 2003 silam dan memiliki anak. Namun pernikahan itu berjalan tak bahagia karena ia merasa sejati­nya adalah seorang wanita. So­lena pun depresi.

“Setelah akting bertahun-tahun, saya merasa capek dipaksa nikah, nikah buat demi memba­hagiakan orang, orang di sini maksudnya keluarga inti ya biar bisa diterima dipaksa nikah pada umur 25 tahun, itu 10 tahun yang lalu, terus nikah cuman 11 bulan, saya punya anak umur 11 tahun sekarang, saya depresi,” kisahnya.

Sedari kecil, Solena mengaku memang sudah gemulai. Ia lebih suka mengenakan pakaian pe­rempuan sedari dini. ***

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Polisi seperti Tidak Mampu Tangani Begal

Minggu, 24 Mei 2026 | 06:05

Klub Milik Kaesang Turun Kasta

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:27

Hormati Ritual Haji, Trump Tunda Serang Iran

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:14

Jokowi Tak Pernah Diperiksa APH Meski Namanya Sering Disebut Pejabat Korupsi

Minggu, 24 Mei 2026 | 05:11

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:26

Terkecuali Amerika

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:14

Amien Rais: Jokowi Lapar dan Haus Kekuasaan

Minggu, 24 Mei 2026 | 04:03

Wamen ESDM Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik Pascablackout di Sumatera

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:38

Publik Diajak Peduli Alam dan Satwa Lewat Kompetisi IAPVC 2026

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:32

Modus Aseng "Menaklukan" Aparat agar Tambang Ilegal Tak Tersentuh Hukum

Minggu, 24 Mei 2026 | 03:01

Selengkapnya