Berita

Dunia

Presiden Afghanistan Puji NATO Bikin Dunia Lebih Aman

SABTU, 04 OKTOBER 2014 | 15:31 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Afghanistan yang baru diresmikan, Ashraf Ghani, menyatakan, kehadiran tentara NATO di negaranya telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih aman.

Pernyataan ini disampaikan saat Ghani bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, David Cameron, di Kabul pada Jumat (3/10).

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga-keluarga (para tentara NATO) atas kehilangan orang yang mereka cintai. Mereka berdiri bahu-membahu (dengan pasukan Afghanistan), dan kami akan mengingatnya," kata Ghani, seperti dikabarkan AFP.


Di awal kepemimpinannya, Ghani sudah mulai mengembalikan hubungan antara Afghanistan dengan Amerika Serikat dan NATO, dengan menandatangani perjanjian keamanan bilateral yang enggan dilakukan oleh pendahulunya Hamid Karzai.

Dengan ditandatanganinya perjanjian tersebut, kehadiran tentara NATO akan diperpanjang hingga tahun 2015.

"Biarkan aku berterima kasih kepada setiap prajurit dan warga sipil yang terluka di Afghanistan dan kepada mereka yang telah meninggalkan potongan-potongan tubuh mereka di sini," lanjut Ghani.

"Kenangan mereka telah menghantui, tapi saya berharap mereka juga akan ingat sisi baik dari Afghanistan," ujarnya.[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya