Berita

Politik

Tim Transisi: Pembubaran Petral Tergantung Jokowi

SELASA, 23 SEPTEMBER 2014 | 21:42 WIB

Tim Transisi Joko Widodo (Jokowi) masih mengkaji untuk mengaudit sektor energi. Salah satunya, gagasan pembubaran Petral, anak usaha PT Pertamina yang menjalankan fungsi dan pengadaan minyak.

"Jadi, ada pihak-pihak yang memberikan masukan kepada Tim Transisi, dan pihak-pihak ini adalah tokoh-tokoh yang kredibel di sektor perminyakaan. Bahkan, menjabat sebelumnya di era pemerintahan Pak SBY," beber Deputi Tim Transisi Hasto Kristiyanto kepada wartawan di Rumah Transisi, Jalan Situbondo 10, Menteng, Jakarta (Selasa, 23/9).

Menurutnya, dari masukan para tokoh berkompeten, Tim Transisi kemudian melakukan kajian mendalam. Hasilnya, perlu dilakukan audit sektor migas.


"Dalam audit itu salah satunya terkait dengan Petral di situ. Baik dari aspek perpajakannya," ujar Hasto.

Dia menjelaskan, apabila Petral dibubarkan maka pasokan minyak Indonesia dilakukan dengan pendekatan-pendekatan pemerintah baik secara politik maupun historis.

"Termasuk dengan Timur Tengah, termasuk negara lain, hanya political will-nya yang kurang. Kedua, tentu saja mengamankan dari aspek produksi nasional kta. Dari pendekatan hulu-hilir produksi minyak mentah kita," jelas Hasto.

Namun, dia memastikan bahwa audit terhadap perusahaan-perusahaan pengelola minyak masih menjadi kajian Tim Transisi. Hal itu, nantinya, tergantung dari keputusan capres terpilih Joko Widodo.

"Iya masih kajian yang merupakan usulan dari tokoh-tokoh energi," demikian Hasto. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya