ilustrasi/net
ilustrasi/net
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Niam Sholeh mengatakan, pemerintah lebih mengutamakan aspek ekonomi dibandingkan aspek kesehatan dari bahaya rokok. Pemerintah juga tidak memberikan perlindungan terhadap anak-anak yang paling rawan terdampak bahaya rokok.
"Pemerintah lebih mengutamakan rezim ekonomi yang jadi salah satu faktor terhambatnya aksesi FCTC. Seharusnya aspek kesehatan dalam perlindungan anak didahulukan yang tidak bertentangan dengan ekonomi," katanya dalam diskusi bertema 'Urgensi Aksesi FCTC untuk Perlindungan Anak' di Jakarta (Senin, 15/9).
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01
Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55