Berita

Braman Setyo

Bisnis

Prihatin, Masyarakat Daerah Lebih Senang Pinjam Duit Ke Lintah Darat

Pembentukan Koperasi Perlu Digenjot
SENIN, 15 SEPTEMBER 2014 | 08:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Deputi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Braman Setyo berharap Pemerintah Jokowi-JK lebih gencar membentuk koperasi di seluruh Indonesia guna melindungi masyarakat terjerat utang dari rentenir atau (lintah darat).

“Banyak masyarakat kecil yang terjerat utang rentenir. Dan itu terjadi di seluruh Indonesia. Meski tahu risikonya tetapi masyarakat desa khususnya tetap mencari pinjaman uang ke rentenir, “ ujar Bram, panggilan akrab Braman Setyo, di Jakarta, kemarin.

Menurut dia, persoalan ekonomi keluarga yang menumpuk menjadikan rentenir sebagai rujukan utama untuk modal usaha. Padahal iming-iming pinjaman yang mudah dan menggiurkan dari rentenir bukanlah solusi untuk sukses berusaha, melainkan hantu bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).


Karena itu, kata dia, masyarakat harus menyadari kejamnya jeratan rentenir yang mencekik. Tingginya bunga pinjaman yang harus dibayar akan menggerogoti keuntungan usaha yang dikembangkan. Solusi supaya tak bergantung kepada rentenir adalah memanfaatkan keberadaan koperasi sekaligus menjadi anggota koperasi.

“Koperasi sudah lama menjadi soko guru ekonomi. Sekarang fungsi koperasi dituntut tidak hanya sebagai media simpan pinjam tapi harus mampu mendukung dan meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Karena itu, Bram berharap Pemerintah Jokowi-JK melakukan penguatan gerakan koperasi di seluruh daerah di Indonesia. Terbukti, banyak masyarakat tertolong oleh koperasi yang memudahkan urusan permodalan dan pengembangan usaha. Prinsip gotong royong yang terpatri dalam pengelolaan koperasi sejatinya adalah watak sosial masyarakat.

“Masyarakat yang terjerat rentenir saja masih bisa melanggengkan usahanya hingga puluhan tahun, apalagi jika tidak bergantung kepada rentenir wah bisa lebih hebat dalam usaha sehari-hari. Pedagang kecil dan  nelayan yang kerap meminjam modal usaha ke rentenir masih bisa untung meski kecil, seharusnya mereka bisa lebih sukses dan sejahtera tanpa jeratan rentenir,” ucap dia.

Bram pun mengisahkan pengalamannya saat membantu para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terlepas dari jeratan rentenir ketika menjabat Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim). Saat itu, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perikanan Dan kelautan Jatim untuk mendirikan koperasi nelayan di daerah pesisir.

Dulu, saat meninjau tempat pelelangan ikan (TPI) Brondong, Lamongan, Jatim, para nelayan mengeluhkan sulitnya mencari pinjaman modal ke bank untuk aktivitas melaut mulai dari perawatan kapal hingga pembelian bahan bakar.

Dengan dibentuknya koperasi nelayan, mereka bisa meminjam dan menyimpan uang di koperasi sehingga cash flow nelayan meningkat.

 â€œIntinya, koperasi secara tidak langsung akan membantu nelayan dari sisi permodalan. Koperasi yang akan melakukan pemasaran ikan, mulai dari hulu sampai ke hilir,” katanya.

Sebelumnya, berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, pertumbuhan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terus meningkat.

 Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan mengatakan, jumlah UMKM saat ini mencapai 56,5 juta unit, dan 98,9 persen adalah usaha mikro, sedangkan jumlah koperasi di Indonesia mencapai 200.808 unit. ***

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya