Dua dokter Belanda dikhawatirkan terjangkit virus Ebola saat bekerja
di Sierra Leone. Mereka adalah Nick Zwinkels dan Erdi Huizenga, yang bekerja di Lion Heart Medical Centre di kota barat Yele.
Kekhawatiran tersebut karena sebelumnya mereka menangani tiga orang, yang akhirnya meninggal, akibat virus Ebola.
"Mereka akan dipulangkan ke Belanda sesegera mungkin," kata jurubicara
"Mereka akan dipulangkan ke Belanda sesegera mungkin," kata jurubicara
Kementerian Luar Negeri Belanda, Friso Wijnen, kepada AFP pada Sabtu
(13/9).
Jurubicara Institut Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan (RIVM) Belanda, Harald Wychgel mengungkapan kedua dokter bisa kembali ke Belanda pada Minggu sore (14/9) jika semuanya berjalan dengan baik.
"Sejauh ini kedua orang tersebut belum menunjukkan kalau mereka terjangkit gejala virus mematikan," lanjutnya.
Kedua dokter ini akan diterbangkan dengan penerbangan khusus dan segera dipindahkan ke unit isolasi di sebuah rumah sakit di kota Leiden. Uji lab akan dilakukan untuk menentukan apakah mereka telah terjangkit virus mematikan itu.
[wid]