Berita

potongan video eksekusi James Foley/net

Dunia

Gedung Putih Bantah Tudingan Ibunda James Foley

SABTU, 13 SEPTEMBER 2014 | 11:56 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Amerika Serikat bantah pernyataan yang dilontarkan oleh ibunda jurnalis yang tewas di tangan militan ISIS James Foley, yakni Diane Foley soal tuntutan tebusan untuk pembebasan anaknya.

Juru bicara Gedung Putih Josh Earnest menyebut, pihaknya telah rutin berkomunikasi dengan keluarga Foley untuk mengabarkan informasi terbaru soal upaya pembebasannya dari tangan militan sejak diculi 2012 lalu.

"Kepulangan dan penyelamatannya terus menjadi prioritas pemerintahan ini. Setiap alat yang kami miliki akan kami coba untuk membebaskan Foley, termasuk upaya penyelamatan yang dilakukan militer dengan risiko tinggi," kata Ernest pada CNN (Jumat, 12/9).


"Tragis memang karena kami tidak berhasil menyelamatkannya. Jadi hati saya tertuju untuk pihak keluarga (Foley)," lanjutnya.

Sebelumya Diane menuturkan bahwa keluarga pernah diminta menyiapkan uang tebusan untuk membebaskan Foley.

"Kami hanya diyakinkan bahwa ia (Foley) akan dibebaskan entah bagaimana caranya tetapi kenyataanya tidak, ya kan?" kata Diane.

Ia juga mengaku kecewa dengan cara pemerintah Amerika Serikat menangani kasus anaknya. Ia menilai pembebasan Foley bukan merupakan kepentingan strategis negaranya.

Foley merupakan seorang jurnalis yang menjadi tawanan ISIS. Ia muncul dalam sebuah video eksekusi ISIS pada 19 Agustus lalu. Video itu sendiri merupakan pesan ancaman dari ISIS bagi Amerika Serikat yang melancarkan serangan udara ke wilayah Irak. [mel]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya