Berita

Hukum

Mengapa Anggap Benar Nazaruddin yang Criminal Collabolator?

JUMAT, 12 SEPTEMBER 2014 | 01:34 WIB | LAPORAN:

. Anas Urbaningrum heran bisa-bisanya Jaksa KPK menganggap keterangan Nazaruddin mengenai tuduhan gratifikasi terkait proyek Hambalang dan proyek-proyek lainnya sebagai keterangan yang berkekuatan hukum tetap.

Terlebih mengenai anggapan Jaksa KPK bahwa Nazaruddin adalah justice collaborator. Anas sangat tidak sepakat dengan anggapan itu. Apalagi, hal itu dipakai sebagai acuan untuk mengadilinya. Baik itu saat ditetapkan menjadi tersangka, maupun saat ini sebagai terdakwa.

"Kalau Nazar itu dari track record (rekam jejak) nya bukan JC, tetapi criminal collaborator. Jadi sangat tidak layak dari trackrecord dan apa yang dilakukan," terang Anas usai sidang tuntutannya, tadi malam (Kamis, 11/9).


Alasan lain ketidaksetujuan Anas, yakni karena sudah menjadi rahasia umum bahwa Nazaruddin masih melakukan praktik-praktik kotor. Salah satunya mengendalikan perusahaan dan mengadakan rapat-rapat dalam lapas.

"Jadi JC cap apa?" tanyanya heran.

"Itukan tidak rasional, tidak masuk akal. Nazar dalam tuntutan tadi disebutkan keterangannya seperti keterangan nabi. Karena itu dianggap JC, padahal kualitasnya adalah criminal Collaborator," tandas bekas Ketua Umum Partai Demokrat itu.[dem]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya