Berita

ilustrasi/net

Dunia

Hampir 20 Ribu Pasangan Diizinkan Miliki Anak Kedua

MINGGU, 07 SEPTEMBER 2014 | 17:45 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Hampir 20 ribu pasangan di Tiongkok telah diizinkan untuk memiliki anak kedua setelah dibuatnya kebijakan keluarga berencana pada 21 Februari lalu.

Menurut data statistik yang dirilis Komisi Kesehatan dan Keluarga Berencana Beijing hari ini (Minggu, 7/9), dari 21.249 pasangan yang mengajukan kelahiran untuk anak kedua, 19.363 diantaranya telah diberi izin.

Hal ini karena tidak semua pasangan diperbolehkan memiliki anak kedua. Hanya yang salah satu orang tuanya adalah anak tunggal, baru diperbolehkan.


Xinhua melaporkan, dari sekitar 56 persen di antaranya adalah perempuan berusia antara 31-35 tahun. Bahkan, 537 wanita yang mengajukan berusia di atas 40.

Kebijakan ini dibuat saat negeri gingseng itu sedang menghadapi kurangnya pekerja di usia muda dan banyaknya populasi lansia.

Ahli demografi mengatakan, pelonggaran kebijakan itu akan membantu mempromosikan pertumbuhan penduduk agar seimbang.[dem]


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya