Berita

ilustrasi/net

Rumah Kaca

Sajak BBM: Kalau Kau Bilang

KAMIS, 28 AGUSTUS 2014 | 17:36 WIB | OLEH: ADHIE M. MASSARDI

KALAU kau bilang harga BBM di negeri ini
terlalu murah dibanding negara lain
naikan saja berapa kau suka

jangan perdulikan berapa pendapatan rata-rata
rakyat indonesia dibanding negara lain

rakyat indonesia dibanding negara lain
karena tidak penting diperbandingkan

kalau kau bilang mensubsidi rakyat sendiri
haram, tidak mendidik dan tidak adil
cabut saja subsidi itu kapan kau mau

mungkin benar seperti sering kau bilang
subsidi BBM hanya dinikmati para pemilik mobil
yang setiap hari frustrasi dalam kemacetan

bagimu tidak penting juga memahami mereka
yang lebih separuh pemilik mobil murahan
yang setiap bulan pening memikirkan cicilan

tapi rakyat sudah terbiasa hidup dalam penderitaan
dilatih penjajah selama ratusan tahun
sehingga penderitaan sudah menjadi hiburan

maka kalau kau mau bilang subsidi (BBM) sudah berlebihan
tak akan ada yang bisa membantah
bukan karena rakyat percaya kata-katamu

mereka memang tidak tahu 40% dari total subsidi
untuk membiayai pesta pora para mafia migas
sedang 20an persen akibat inefisiensi tata kelola
dan tata niaga migas yang tidak jelas

kalau kau tetap mau bilang itu adil
membebankan dampak kebobrokan kepada rakyat
kami mau bilang apa?[***]

Sajak ditulis terkait wacana kenaikan harga BBM, Kamis 28 Agustus 2014 Pukul 08:14 WIB

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya