Berita

Terbakar, Polisi harus Periksa Sopir dan Penanggung Jawab Bus Transjakarta

KAMIS, 28 AGUSTUS 2014 | 15:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Insiden bus TransJakarta yang terbakar di halte Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 07.35 WIB tadi pagi bukan musibah yang harus diterima dengan pasrah. Pasalnya, kebakaran terjadi karena bus tidak dirawat dengan baik.

"Jadi (bus TransJakarta terbakar) bukan musibah, tetapi akibat kelalaian manusia,” kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) Edison Siahaan, dalam keterangan persnya, Kamis (28/8).

Karena itu, Polisi harus memeriksa sopir dan penanggung jawab untuk mengetahui kenapa bisa kendaraan yang tidak layak diberikan izin beroperasi. Apalagi bus TransJakarta mengangkut manusia, sehingga pemeriksaan terhadap kelayakan kendaraan harus benar-benar dilakukan secara berkala, karena sangat potensi mengancam keselamatan jiwa para penumpang.


Makanya, sesuai Pasal 229 dan 310 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kelalaian itu adalah penggolongan perkara pidana. ”Polisi harus mempidanakan pihak bus Transjakarta,” tegas Edison.

Selain itu, Edison menjelaskan, transportasi massal atau angkutan umum seperti bus Transjakarta seyogianya bisa mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta terjangkau. Sehingga menjadi transportasi pilihan bagi warga Jakarta dalam melakukan aktifitasnya.

Namun faktanya, bus trans Jakarta justru menebarkan rasa khawatir yang sangat mencemaskan masyarakat atas keselamatan jiwa saat menumpang angkutan massal tersebut.  "Seharusnya bus Trans jakarta tidak boleh menimbulkan kekhawatiran penumpang,” tegasnya.

Untuk itu, ITW mendesak Pemprov DKI melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja dan tanggungjawab pengelola. "Jika tidak, maka keberadaan bus Transjakarta akan ditinggalkan masyarakat," tegasnya. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya