Berita

Puan Maharani

Wawancara

WAWANCARA

Puan Maharani: Kami Tak Akan Jual Kursi Menteri Untuk Mendapatkan Ketua DPR

KAMIS, 28 AGUSTUS 2014 | 08:09 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PDI Perjuangan mengajak semua parpol, termasuk pendukung Prabowo Subianto- Hatta Rajasa, untuk bersama-sama membangun bangsa ini.

Tapi dalam membangun kebersamaan mendukung pemerintahan Jokowi-JK, tidak ada transaksi mengenai kursi menteri.

“Sejak awal kami terbuka dengan partai manapun. Sebab, membangun bangsa ini perlu bersama-sama. Tapi bukan berarti kami transaksi menjual kursi kabinet,’’ kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR Puan Maharani, di Gedung DPR, Senayan. Jakarta.


“Karena kami dari awal bukan itu yang menjadi prinsip pemenangan. Kami ingin mewujudkan Trisakti Bung Karno ke depan demi memperkuat bangsa ini,’’ tambah Ketua DPP PDI Perjuangan itu.

Berikut kutipan selengkapnya;


Ada relawan yang meminta dilibatkan dalam Rumah Transisi, komentar Anda?
Saya kebetulan tidak ikut secara teknis berkaitan apa yang dilakukan Rumah Transisi. Yang pasti, itu kan  mensinergikan semua parpol pendukung Pak Jokowi-JK saat pilpres.

Apa benar ada perbedaan pandangan antara Jokowi-JK soal posisi menteri?
Tidak ada. Saya yakin Pak Jokowi-JK selalu mensinergikan keputusan-keputusannya. Saya tidak yakin itu terjadi. Karena saya berkomunikasi dengan Pak Jokowi-JK.

Bagaimana soal perampingan kabinet?
Ini masih wacana yang kami pertimbangkan. Ini masih jadi pemikiran kita semua. Efeknya ini kan kepada rakyat.

Kabarnya untuk mendapatkan Ketua DPR, PDI Perjuangan menawarkan kursi menteri ke koalisi Merah Putih, apa itu benar?
Sejak awal kami mengatakan bahwa kami terbuka. Kami berkeinginan setelah pilpres sebaiknya seluruh bangsa ini membangun bersama-sama. Tapi kami tak akan bertransaksi menjual kursi menteri demi mendapatkan kursi ketua DPR.

Kalau ingin memperkuat bangsa, ya kita sama-sama menyatukan visi misi untuk bangsa dan negara ini.

Bagaimana dengan formasi kabinet mendatang?
Kalau saya lihat dari pandangan Pak Jokowi-JK, kabinet mendatang ini kabinet profesional yang melibatkan parpol. Orangnya kapabel, bersih, dan punya visi misi di bidangnya untuk mewujudkan kampanye Jokowi-JK, yakni sebesar-besarnya untuk rakyat.

Kita kan paham, kalau presiden yang dilantik nanti punya hak prerogatif untuk menentukan kabinetnya. Tapi, tentu saja kami berharap usulan-usulan dan saran.

Bagaimana dengan posisi Ketua DPR?
 Kita fokus untuk menggugat ke MK agar Ketua DPR itu untuk  pemenang pemilu. Apakah kita akan terus berpolemik seperti ini.

Anda disebut sebagai calon Ketua DPR, apa benar?
Sampai saat ini belum bicara siapa yang akan masuk sebagai pimpinan atau Ketua DPR. Kita fokus terhadap gugatan kami di MK sebagi partai pemenang pemilu.

Anda yakin gugatan diterima MK?
Kami tidak mau berandai-andai. Sidangnya saja belum digelar. Tapi kami optimistis semua persyaratan yang kami ajukan sudah sesuai dengan aturan dan mekanisme. Insya Allah diterima karena ini hak partai pemenang pemilu.

Kalau parpol pemenang pemilu tidak menjadi Ketua DPR, maka dikhawatirkan setiap pemilu kita akan ribut siapa yang akan menjadi Ketua DPR.  

Apa pertemuan Jokowi dengan SBY membahas BBM?
Tentu saja beliau berdua bisa bicara apapun. Yang pasti kami berharap bahwa Pak SBY yang hari ini masih Presiden bisa mengayomi dan mengakomodir apa yang harusnya menjadi kebutuhan bangsa ini ke depan.

Saya harap beliau lebih bisa berpikir untuk masa depan bangsa yang lebih bagus lagi daripada ikut terlibat dalam polemik. ***

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya