Berita

Politik

Pembela Merah Putih Serukan Lagi Penghentian Kasus Garuda Merah

RABU, 27 AGUSTUS 2014 | 12:11 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta, Habiburokhman, kembali menyerukan agar Polri tidak terlibat dalam usaha kriminalisasi logo Garuda Merah yang digunakan Prabowo-Hatta di Pilpres 2014.

"Sikap Polri panggil Pengurus DPP Gerindra sebagai saksi Terlapor terkait Logo Garuda Merah patut dipertanyakan," jelas jurubicara Tim Pembela Merah Putih itu lewat pesan singkat beberapa saat lalu.

Ditekankannya, kasus dugaan penghinaan lambang negara tersebut sudah pernah diperiksa di Badan Pengawas Pemilu, Komisi Pemilihan Umum dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Kesimpulan saat itu, penggunaan Garuda Merah tidak melanggar hukum.


"Logo tersebut juga dipakai oleh jutaan orang termasuk Prabowo, Hatta, Aburizal Bakrie, Anis Matta dan petinggi koalisi lainnya. Sebaiknya Polri hentikan kasus tersebut karena tidak ada dasar hukum kuat," ujarnya.

Tim Pembela sendiri sudah memenuhi undangan Bareskrim Mabes Polri pada Senin lalu (25/8). Saat itu mereka sudah menegaskan bahwa kasus itu tidak layak diselidiki lagi. Apalagi sudah pernah dinyatakan tidak melanggar ketentuan apapun, termasuk ketentuan Pemilihan Umum.

Pemeriksaan untuk kasus dugaan penghinaan lambang negara batal dilakukan Bareskrim Mabes Polri karena pihak terlapor, Danang, yang tertera sebagai pihak yang dipanggil, tidak pernah terdaftar dalam kepengurusan DPP Partai Gerindra. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya