Sejumlah nama anak muda profesional meramaikan bursa demokrasi menuju pemilihan calon walikota Depok.
Selain sejarawan muda terkemuka, JJ Rizal, yang melambung, ada juga nama pakar tata kota, Emil Dardak. Memang, secara resmi, profesional muda usia 29 tahun itu belum blak-blakan menyatakan bakal mencalonkan diri.
Tapi, peraih predikat Doktor Ekonomi Pembangunan termuda, saat usia 22 tahun, itu tak menampik ada aspirasi dari sejumlah kalangan agar dirinya masuk bursa Cawalkot Depok.
"Ya, ada beberapa teman dan wartawan yang menanyakan hal ini, bahkan ada yang mendorong untuk maju dari independen. Mungkin karena belakangan saya terlibat di kegiatan-kegiatan komunitas di Depok. Namun keterlibatan itu sebatas kegiatan bersama dan bicara soal infrastruktur Depok dan kota hijau bersama teman-teman komunitas yang concern terhadap smart city," tutur Emil saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Soal Pilkada Depok, suami dari pesinetron Arumi Bachsin ini tidak mau berkomentar banyak. Ia hanya mau membicarakan persoalan-persoalan kota.
"Saya kan warga Cinere, Depok. Beberapa warga, khususnya komunitas, sering diskusi dengan saya terkait persoalan kenyamanan dan tata kota, ruang publik dan ruang hijau, dari sisi keprofesian saya. Karena itu saya dan teman-teman menginisiasi Rumah Komunitas, sebagai wadah Urban Civic Movement," kata Wakil Presiden Direktur BUMN Penjaminan Infrastruktur Indonesia ini.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Depok Suparyono menyambut baik kedatangan para bakal calon independen. Artinya, masyarakat disuguhkan beragam alternatif.
Sebelumnya, Suparyono mengatakan, ada tujuh nama dari partainya yang menjadi bakal calon Wali Kota Depok. Beberapa nama calon yang memiliki nama kuat yakni Nur Azizah Tahmid (istri Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail), Idris Abdul Shomad (Wakil Wali Kota Depok), dan Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informatika).
Sementara beberapa elite partai lain yang juga kerap disebut-sebut dalam bakal calon wali kota adalah Babay Suhaemi (Partai Golkar), Hasbullah Rahmat (PAN), serta Pradi Supriatna dan Nuroji (Partai Gerindra).
[ald]