Berita

emil dardak/net

Politik

Emil Dardak Didorong Masuk Bursa Cawalkot Depok

RABU, 27 AGUSTUS 2014 | 11:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sejumlah nama anak muda profesional meramaikan bursa demokrasi menuju pemilihan calon walikota Depok.

Selain sejarawan muda terkemuka, JJ Rizal, yang melambung, ada juga nama pakar tata kota, Emil Dardak. Memang, secara resmi, profesional muda usia 29 tahun itu belum blak-blakan menyatakan bakal mencalonkan diri.

Tapi, peraih predikat Doktor Ekonomi Pembangunan termuda, saat usia 22 tahun, itu tak menampik ada aspirasi dari sejumlah kalangan agar dirinya masuk bursa Cawalkot Depok.


"Ya, ada beberapa teman dan wartawan yang menanyakan hal ini, bahkan ada yang mendorong untuk maju dari independen. Mungkin karena belakangan saya terlibat di kegiatan-kegiatan komunitas di Depok. Namun keterlibatan itu sebatas kegiatan bersama dan bicara soal infrastruktur Depok dan kota hijau bersama teman-teman komunitas yang concern terhadap smart city," tutur Emil saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Soal Pilkada Depok, suami dari pesinetron Arumi Bachsin ini tidak mau berkomentar banyak. Ia hanya mau membicarakan persoalan-persoalan kota.

"Saya kan warga Cinere, Depok. Beberapa warga, khususnya komunitas, sering diskusi dengan saya terkait persoalan kenyamanan dan tata kota, ruang publik dan ruang hijau, dari sisi keprofesian saya. Karena itu saya dan teman-teman menginisiasi Rumah Komunitas, sebagai wadah Urban Civic Movement," kata Wakil Presiden Direktur BUMN Penjaminan Infrastruktur Indonesia ini.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Depok Suparyono  menyambut baik kedatangan para bakal calon independen. Artinya, masyarakat disuguhkan beragam alternatif.

Sebelumnya, Suparyono mengatakan, ada tujuh nama dari partainya yang menjadi bakal calon Wali Kota Depok. Beberapa nama calon yang memiliki nama kuat yakni Nur Azizah Tahmid (istri Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail), Idris Abdul Shomad (Wakil Wali Kota Depok), dan Tifatul Sembiring (Menteri Komunikasi dan Informatika).

Sementara beberapa elite partai lain yang juga kerap disebut-sebut dalam bakal calon wali kota adalah Babay Suhaemi (Partai Golkar), Hasbullah Rahmat (PAN), serta Pradi Supriatna dan Nuroji (Partai Gerindra). [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya