Berita

Edison Siahaan/net

Nusantara

Lima Polda Ini Harus Dipimpin Berlatar Belakang Lalu Lintas

SELASA, 26 AGUSTUS 2014 | 10:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kepala kepolisian daerah (Kapolda) di wilayah Polda Metro Jaya, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Barat serta Polda Sumatera Utara harus diisi oleh orang memiliki latar belakang atau kemampuan di bidang lalu lintas.

"Kapolri Jenderal Sutarman harus menempatkan para perwira tinggi (Pati) Polri yang memiliki kemampuan lalu lintas di lima wilayah itu," kata Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW), Edison Siahaan, Selasa (26/8).

Edison menjelaskan, permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan seperti kemacetan di lima wilayah tersebut sudah sangat memprihatinkan. Begitu juga wilayah lainnya, hendaknya dipimpin Kapolda yang dinilai mampu mengatasi potensi ancaman gangguan Kamtibmas di wilayahnya.


"Untuk wilayah yang memiliki permasalahan lalu lintas, hendaknya ditunjuk Kapolda yang peduli terhadap keselamatan lalu lintas, sehingga bisa fokus membuat kebijakan mengatasi masalah lalu lintas di daerahnya," ujar Edison.

Menurutnya, saat ini koordinasi antar instansi dalam penanganan masalah lalu lintas hanya pada tingkat Direktorat, sehingga kebijikan yang diambil kurang efektif. Seharusnya seorang Kapolda mampu melakukan koordinasi dengan institusi lain untuk secara bersama menentukan kebijakan dalam mengatasi masalah-masalah lalu lintas sehingga bisa mengurai kemacetan guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas di wilayahnya.

Kapolda, lanjut Edison, tidak hanya melaksanakan tugas rutin seperti bidang registrasi dan identifikasi, tetapi juga harus kaya inovasi untuk mencari solusi dalam rangka mendukung kegiatan operasional di bidang lalu lintas dan angkutan jalan.

"Mewujudkan Kamseltibcar lalu lintas merupakan tanggungjawab Kapolda, untuk itu dia harus mampu melakukan koordinasi dengan instansi terkait, sehingga semua pihak yang terkait dengan masalah lalu lintas bisa bersinergi," imbuh Edison.

ITW menilai, Kapolda di lima wilayah itu, belum menunjukan adanya upaya maupun terobosan bahkan kemampuan untuk melakukan koordinasi lintas sektoral dengan instansi terkait dalam mengatasi permasalahan lalu lintas. Penyebabnya bisa saja karena Kapolda kurang paham tentang permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan, sehingga sulit melakukan komunikasi dengan instansi terkait yang juga menurut UU No 22 tahun 2009 adalah sebagai penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan.

'Kapolda di lima wilayah itu harus memiliki latar belakang lalu lintas, sehingga mampu berkomunikasi dengan instansi terkait untuk membuat kebijakan penanganan permasalahan secara komprehensif," ujar Edison.

Terakhir, Edison berharap, Kapolri Jenderal Sutarman mewujudkan visi misi yang disampaikan pada saat menjalani fit and proper test di DPR, sebelum dilantik menjadi Kapolri. Dimana Sutarman saat itu mengatakan, salah satu strategi untuk mewujudkan visi misi yang disampaikannya adalah menjamin keamanan, keselamatan,ketertiban dan kelancaran, arus lalu lintas barang dan orang dalam sendi kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat, melalui optimalisasi kampanye keselamatan lalu lintas dan koordinasi lintas sektoral  dalam pemecahan permasalahan kemacetan dan kecelakaan. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya