Berita

jokowi/net

Politik

Jokowi Harus Antisipasi Upaya Negatif Pada Masa Transisi

MINGGU, 24 AGUSTUS 2014 | 19:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) disarankan secepat mungkin melakukan antisipasi terhadap upaya-upaya yang akan membuat pemerintahannya kerepotan.

Direktur Eksekutif Jokowi Watch, Tigor Doris Sitorus menyebut upaya-upaya negatif yang sangat mungkin terjadi itu antara lain lahirnya kebijakan dari Menteri atau Kepala badan atau pejabat setingkat Menteri yang menggeser  pejabat eselon II dan I di 68 institusi pada masa-masa peralihan kekuasaan.

"Perilaku menggeser-geser jabatan pada masa 'seakan-akan lowong' kekuasaan Presiden sudah kerap terjadi, baik dilingkungan sipil maupun militer," kata dia kepada redaksi sesaat lalu (Minggu, 2/8).


Menurut dia, Jokowi juga perlu secara khusus mencermati berbagai keputusan Direksi BUMN yang seolah-olah berorientasi bisnis padahal sesungguhnya upaya licik untuk mendulang untung pribadi baik yang dilakukan ke dalam maupun ke anak-anak perusahaan BUMN.

"Jajaran Direksi BUMN cenderung 'rajin' melakukan perbuatan curang di masa peralihan pemerintahan dengan harapan bisa 'menabung' jikalau nanti mereka tidak dipercaya lagi menjadi Direksi," paparnya.

Selain itu dia juga menyarankan agar Jokowi dengan sesempurna mungkin mempersiapkan formulasi lahirnya Komisi Militer Nasional (Komilnas). Hal ini penting sebagai strategi untuk melengkapi komisi kepolisian nasional (Kompolnas), sebab baru saja berdiri Komisi Aparatur Sipil Negara (Komisi ASN).

"Lahirnya Komilnas akan memaksimalkan kinerja pegawai negeri, baik yang militer, polisi maupun sipil," demikian Tigor.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya