Berita

Philip Hammond/net

Dunia

Inggris Haramkan Kerjasama dengan Assad dalam Memberangus ISIS

SABTU, 23 AGUSTUS 2014 | 05:17 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemerintah Inggris tidak mau bekerjasama dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam pemberantasan Negara Islam Irak dan Syam (ISIS).

Menteri Luar Negeri Inggris, Philip Hammond, mengatakan, kerjasama dengan Assad tidak akan praktis, masuk akal atau membantu. Demikian dikutip dari kantor berita BBC.

Sebelumnya, mantan Kepala Angkatan Darat Inggris, Lord Dannatt, dan mantan Menteri Luar Negeri Inggris, Sir Malcolm Rifkind, menyerukan langkah kerjasama itu menyusul kasus penyembelihan wartawan Amerika Serikat, James Foley, oleh militan Daulah Islamiyah atau ISIS. Ada pula dugaan bahwa pelaku perbuatan biadab itu adalah warga negara Inggris yang telah bergabung dengan gerakan ekstrimis itu.


Pemerintah Inggris sendiri masih berpegang pada sikap politik luar negerinya bahwa Presiden Assad harus "dihapus" sebagai pemimpin Suriah, sebagai akibat dari tindakannya selama perang saudara di negara itu.

Dia mengatakan, kerjasama dengan rezim Suriah adalah "racun" bagi apa yang hendak pemerintah Inggris capai.

"Kami mungkin berjuang pada beberapa kesempatan melawan hal yang sama, tapi itu tidak membuat kita menjadi sekutunya," tegasnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya