Berita

Imbas Pilpres, 'Perang Dingin' Terjadi di Internal Elit Polri

KAMIS, 21 AGUSTUS 2014 | 06:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pelaksanaan Pemilihan Presiden 2014 ternyata telah membuat konflik yang tajam di internal Polri. Puncak perseteruan terjadi antarperwira  Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 81 dengan Akpol 83.

"Perang dingin ini merupakan terburuk dari konflik yang pernah terjadi di internal Polri sebelumnya. Sebab diwarnai aksi ganjal-mengganjal," jelas Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW), Neta S. Pane pagi ini (Kamis, 21/8).

Lebih jauh Neta menjelaskan, buah dari perang dingin tersebut terlihat dari penyusunan perwira yang akan dimutasi dalam waktu dekat ini. Sejumlah perwira Akpol 81 disusun akan menempati berbagai posisi strategis. Padahal sebagian dari mereka akan pensiun dalam waktu 4 atau 6 bulan ke depan.


"Bahkan ada bintang 1 yang bermasalah di tempat tugasnya, kemudian dicopot akan menempati posisi strategis bintang 2. Lalu ada kapolda yang baru 3 bulan menjabat akan menduduki posisi bintang 3," beber Neta.

Karena itu tak ayal, penyusunan mutasi kali ini mendapat cibiran dari sejumlah Pati Polri. Mereka menganggap mutasi kali ini sebagai "panen raya" perwira Akpol 81, terutama bagi yang akan pensiun.

Posisi yang akan dipegang Akpol 81 antara lain Kapolda Kaltim, Wakabareskrim, Deputi SDM, dan Kabaintelkam. Sementara yang akan dimutasi adalah Gubernur Akpol, Kapolda Sumut, Kapolda Jatim, Kapolda Metro, Kapolda Riau, Kakorlantas Polri, dan lain-lain.

"IPW menyayangkan terjadinya perang dingin antar elit Polri ini," demikian Neta S. Pane. [zul]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya