Berita

Hukum

HUT RI KE-69

Ini Alasan Ba'asyir Tak Dapat Remisi

MINGGU, 17 AGUSTUS 2014 | 02:18 WIB | LAPORAN:

. Terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir terpaksa harus menelan pil pahit pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-69 tahun ini. Sebabnya, dia tak mendapatkan pengurangan masa hukuman (remisi) dari pemerintah.

"Tahun ini ABB (Abu Bakar Ba'asyir) tidak dapat remisi Hari Raya Kemerdekaan, baik remisi khusus maupun remisi umum," terang Humas Direktorat Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan pada Kementerian Hukum dan Ham (Kemkumham), Akbar Hadi dalam keterangannya, Sabtu (16/8).

Salah satu alasan Ba'asyir tak mendapatkan remisi adalah lantaran dia belum menjalani sepertiga dari masa hukumannya. Selain itu beredarnya foto Ba'asyir tengah menyatakan bergabung dengan Organisasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) juga dirasa mempengaruhi.


"ABB terkait PP 28 tahun 2006, belum menjalani sepertiga masa pidananya. Jadi, secara substantif belum terpenuhi persyaratannya," jelasnya.

Memang belum lama ini beredar foto yang menunjukan Abu Bakar Ba’asyir bersama 13 orang narapidana lainnya berbaiat mendukung ISIS. Hal itu diketahui, karena satu di antara mereka terlihat membentangkan bendera ISIS berwarna hitam.

Ba'asyir saat ini tengah menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan. Pimpinan dan pengasuh Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah itu divonis 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, pada 16 Juni 2011 silam setelah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme, yakni pelatihan militer di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh Besar.[sam]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya