Berita

rmol

Pawai Obor Ramaikan Malam Perayaan 17 Agustus

SABTU, 16 AGUSTUS 2014 | 20:26 WIB | LAPORAN:

Jelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia besok, (Minggu, 17/8), sejumlah daerah di Indonesia menyambut kedatangan acara tahunan itu dengan meriah. Kabupaten Tanah Karo misalnya. Disini, masyarakat menyambut meriah kegiatan ini dengan acara pawai obor atau taptu.

Pantauan Rakyat Merdeka Online, pawai berlangsung dari SMA GBKP Kabanjahe yang terletak di Jalan Kabanjahe Pematang Siantar dan akan berakhir di kantor Bupati Tanah Karo yang berada di Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Tanah Karo, Sumatera Utara.

Barisan ini tergolong unik karena mulai dari pramuka, TNI, Polri, Korpri, guru hingga puluhan perwakilan sekolah yang terdiri dari SD, SMP, SMU hingga mahasiswa di Kabanjahe ikut dalam pawai obor ini.


Gibrona Ginting, siswa kelas 3 SMP Negeri Kabanjahe mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Hujan deras yang turun di Kabanjahe sejak siang tadi tidak menyurutkan langkah siswa yang bertugas sebagai pemimpin barisan marching band dari SMP Negeri Kabanjahe.

"Saya sangat senang ikut taptu. Meskipun hujan karena ramai jadi tidak terasa. Justru seru," katanya saat ditemui saat ikut sebagai peserta pawai obor ini, Sabtu (16/8).

Saat matahari mulai tenggelam, ribuan peserta pawai ini mulai menyalakan obor yang mereka bawa. Hujan pun turun semakin deras.

Runi Sumarmin Sembiring (38) guru SD Negeri Percontohan Kabanjahe mengaku sangat antusias mengawal 30 siswa SD yang mewakili sekolahnya.

"Butuh waktu tiga minggu untuk mempersiapkan acara semacam ini. Kami telah berlatih selama itu untuk ikut pawai obor sambil marching band," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pawai obor masih terus berlangsung. Sementara itu hujan juga belum reda. Kondisi jalanan di sepanjang rute yang dilalui barisan ini juga bertambah buruk karena genangan air tampak dimana-mana. Beberapa petugas Satpol PP dan Dishub juga mengamankan barisan ini.

Sayangnya, pengaturan lalu lintas yang tidak teratur menimbulkan kemacetan panjang. Bahkan sesekali kendaraan harus dibiarkan memotong barisan pawai obor untuk mengurai kemacetan di beberapa titik. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya