Berita

Brendan Rodgers/net

Bola Bagus

Lagi, Filosofi Manajerial Rogers Dikritik Legenda The Reds

KAMIS, 14 AGUSTUS 2014 | 04:14 WIB | LAPORAN:

. Cara Brendan Rodgers mengarsiteki Liverpool kembali menuai kritik. Kiper legenda Liverpool David James menyebut langkah Rodger melepas pemain kunci Luis Suarez dan mendatangkan pemain bertahan tidak bisa dimengerti.

James mengatakan sebagai pelatih Rodgers sudah seharusnya mengubah filosofi manajerialnya. Hal tersebut mengingat sang manajer terlihat sangat khawatir karena top skor Liverpool musim lalu telah hengkang ke Barcelona.

Namun anehnya, lanjut sang legenda Liverpool, pelatih berusia 41 tahun tersebut malah membeli pemain bertahan. Padahal yang dibutuhkan The Reds saat ini adalah sang bomber.


Rogers tak ingin gegabah dalam membeli pemain mahal untuk dapat menggantikan peran Suarez sehingga pelatih berkebangsaan Inggris itu berpikir lebih baik memperkuat pertahanannya.

"Sangat naif, yang kita butuhkan penyerang untuk dapat menghasilkan trofi Liga Primer Inggris yang kita nanti-nantikan 24 tahun," ujar James seperti dikutip dari situs People.

"Di suatu tempat, sesuatu harus berubah. Kita (Liverpool) seharusnya membeli penyerang yang haus gol bukan hanya memperkuat lini pertahanan. Untuk mendapatkan kemenangan haruslah mencetak gol yang banyak," sambungnya.

"Yang jelas, usia anak saya lebih tua dari penantian trofi Liga Inggris Liverpool. Jadi kita sangat ingin mengangkat trofi itu kembali," demikian David James.

Sebelumnya Rodgers juga dikritik habis oleh legenda Liverpool yang lain, Mark Lawrenson. Kritikan juga disampaikan terkait taktik transfer yang dijalankan Rodgers untuk klub yang memiliki jargon "You'll Never Walk Alone" tersebut.[dem] 

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya