Berita

joko widodo/net

Politik

MENANTI KABINET JOKOWI-JK

Kita Tunggu, Jokowi Konsisten dengan Prinsipnya atau Berkompromi dengan Imin?

RABU, 13 AGUSTUS 2014 | 14:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Calon presiden terpilih, Joko Widodo, lebih baik konsisten dengan prinsip "koalisi tanpa syarat" dan tak usah hiraukan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang sudah menyiapkan 10 nama kader untuk posisi kabinet.

Jika Joko Widodo konsisten, maka Kabinetnya tidak akan lagi dibebani oleh kepentingan parpol, yang umumnya memandang kursi menteri sebagai akses untuk melakukan transaksi bagi tawar-menawar dengan sumber-sumber keuangan dan kekuasaan baik di Pusat maupun Daerah.

Demikian disampaikan pakar politik, Muhammad AS Hikam, di halaman facebook-nya beberapa waktu lalu mengomentari pemberitaan di situs berita ini.
 

 
Hikam mengkhawatirkan menteri dari parpol atau diusulkan parpol akan lebih fokus dengan pekerjaan terutama pada saat sangat diperlukan atau dalam kondisi yang sedang kritis.

"Pengalaman Pak SBY menunjukkan bahwa dua tahun sebelum Pilpres, para menteri dari parpol umumnya sudah malas-malasan dan tidak efektif bekerja karena sudah tidak lagi fokus dengan pekerjaan," ujarnya.

Perubahan yang digagas Jokowi harus didukung oleh masyarakat dan para pemilihnya. Parpol tidak bisa lagi menganggap kursi menteri sebagai hadiah tetapi harus sebagai amanah untuk memperjuangkan kemajuan bangsa dan NKRI.

"Kita lihat saja apakah Jokowi akan konsisten dengan prinsipnya atau akan berkompromi dengan PKB Imin," tandas Hikam. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya