Berita

muhaimin iskandar/net

Politik

MENANTI KABINET JOKOWI-JK

Nalar Apa Dipakai Imin dan Kawan-kawan Sampai Sodorkan 10 Calon Menteri?

RABU, 13 AGUSTUS 2014 | 14:27 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kini mulai ketahuan bahwa ada petinggi partai yang ketakutan jika prinsip "koalisi tanpa syarat" dari Joko Widodo benar-benar jadi kenyataan. Contoh nyata terlihat di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

"PKB Imin (panggilan akrab Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar) memang paling rentan dengan percobaan yang sangat revolusioner dalam perpolitikan Indonesia itu. Sebab partai ini memang hanya memikirkan bagaimana agar elitenya, khususnya Ketum dan orang-orang sekitarnya, mendapat jabatan menteri," tulis pakar politik, Muhammad AS Hikam, di halaman facebook pribadinya beberapa waktu lalu mengomentari pemberitaan di situs ini.

Menurut pakar politik lulusan University of Hawai itu, "PKB Imin" kelihatan tidak bukan berpikir tentang bagaimana memperbaiki manajemen ketatanegaraan sehingga Republik ini menjadi makin maju dan berdaya, melainkan bagaimana kembali menduduki jabatan kementerian, dan kalau perlu 10 kursi Menteri.


"Entah nalar mana yang dipakai oleh Imin dan kawan-kawan sehingga sampai kepada angka tersebut Tapi itu hanya menunjukkan bagaimana keserakahan mereka akan jabatan, tanpa memandang apakah track record mereka sebagai Menteri memang sudah bagus atau pas-pasan saja, atau malah buruk," tegasnya.

Pada Minggu lalu, Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding, mengakui Muhaimin telah menyiapkan 10 nama yang akan diusulkan sebagai calon menteri dalam kabinet Jokowi-JK jika pasangan itu menjadi presiden dan wakil presiden.

"Berdasarkan petunjuk Pak Muhaimin, beliau telah menyiapkan 10 nama kader yang akan dicalonkan menjadi menteri. Akan tetapi, kami tidak tahu siapa nama-nama orang tersebut," kata Karding. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya