Berita

henry saragih/net

Politik

Janji-janji SBY adalah Utang Presiden yang Baru ke Kaum Tani

RABU, 13 AGUSTUS 2014 | 13:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden terlantik di periode lima tahun mendatang harus melaksanakan pembaruan agraria yang sebenarnya sudah dijanjikan oleh Presiden SBY di awal masa pemerintahannya namun sama sekali tak dijalankan.

"Dengan menjamin kepemilikan lahan minimal seluas dua hektare kepada 4,5 juta keluarga tani di Indonesia dan memberi jaminan kepastian harga atas hasil produksinya, tentu saja akan membuat petani kecil berkecukupan. Dengan ini, SPI optimis negeri kita mampu swasembada pangan," kata Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI), Henry Saragih, dalam rilisnya (Rabu, 13/8).

Henry juga menggarisbawahi dua buah UU yang lahir di akhir masa pemerintahan SBY, yakni UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani (Perlintan) dan revisi UU Pangan yang menjadi kabar gembira bagi petani kecil. Dengan beberapa catatan, kedua UU ini bisa dijadikan presiden terpilih untuk menegakkan kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani kecil dan masyarakat pedesaan.


"Meski masih jauh dari sempurna dan masih butuh perbaikan, kedua UU yang murni lahir dari kerja keras SPI dan lembaga lainnya ini menjadi secercah harapan berubahnya nasib petani kecil di Indonesia ke arah yang lebih baik. UU Perlintan misalnya menyebutkan kalau 1 KK petani kecil berhak atas dua hektar lahan sebagai alat produksinya," sebutnya.

Henry juga menggarisbawahi tentang birokrasi pemerintahan yang juga menjadi salah satu penyebab mandeknya usaha pemberdayaan petani kecil. Selama ini, diakuinya, beberapa program pemerintah juga bagus, tapi birokrasinya berbelit-belit juga sering salah sasaran, sehingga petani kecil yang memang membutuhkan masih sering terabaikan.

"Ini harus diperbaiki oleh presiden selanjutnya," tandas Henry. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya