Berita

ilustrasi/net

Dunia

Lagu Ave Maria dan Adzan Diperdengarkan Bersamaan Tiap Tahunnya

SELASA, 12 AGUSTUS 2014 | 12:10 WIB | LAPORAN:

Banyak orang yang tidak tahu bahwa kalaupun ada konflik di Lebanon bukanlah soal kepercayaan atau keimananan, melainkan murni soal urusan dunia belaka, karena di negeri ini terdapat 19 agama dan aliran yang hidup secara bersama tanpa pernah saling menghina atas keyakinannya masing-masing.

Salah satu sosok yang sangat dipuja dan dihormati oleh orang Islam dan Kristen di Lebanon adalah Bunda Maria, karena Maria bagi orang Nasrani atau Siti Maryam bagi kaum Muslim adalah tokoh yang menyatukan dua agama besar dunia.

Kristen dan Islam bisa bersatu dan mempunyai pemahaman yang sama bila menyebut nama ibu dari Nabi Isa Almasih itu. Mereka sependapat dan sepemahaman, serta percaya tentang sosok Maria atau Maryam ini.


Banyak umat Kristen tak mengetahui betapa kaum muslim mensucikan sosok Maria. Dan banyak umat Islam tidak sadar kalau mereka juga menghormati sosok Maria. Mungkin karena dalam penyebutannya saja yang berbeda, seperti Maryam atau Maria atau Mary yang sejatinya adalah orang yang sama.

Maria atau Maryam adalah seorang perempuan paling mulia, di mana umat Kristen atau Katolik memujanya dengan melakukan devosi secara khusus. Umat Islam pun menghormatinya dengan penuh kesucian seperti yang terdapat dalam Surat Yunus (Jonah), Yusuf (Joseph), Hud (Hud), Surat Ibrahim (Abraham), Luqman, Rum (Romawi) dan Surat Muhammad.

Namun hanya ada satu-satunya surat dalam Quran dengan nama wanita, yaitu Surat Maryam, karena seperti yang kita ketahui tidak ada satupun kitab atau bab bernama Maria dalam kitab suci manapun.

Dari tiga agama sama atau agama Ibrahim, hanya Yahudi yang mencela sosok Maria karena mereka menganggap Maria penuh cela, sebagai perempuan yang telah melakukan perzinahan.

Di Lebanon sejak beberapa tahun yang lalu, setiap tanggal 25 Maret dilakukan perayaan hari suci keagamaan secara bersama, yaitu perayaan guna memperingati hari di mana Malaikat Jibril membisikan kepada Maria bahwa dia akan mengandung seorang bayi yang kelak bernama Isa al Masih atau Yesus Kristus. Sebuah kelahiran tanpa ayah sebuah tanda kebesaran Tuhan.

Perayaan ini bukan mencampurkan keyakinan dan keimanan. Ini adalah murni bentuk kesamaan dan titik temu dari sebuah keimanan. Dan titik temu itu ada pada diri Maryam, Mary atau Maria, dimana mereka merenung, bergembira, bersuka cita untuk sebuah kesamaan.

Orang Lebanon menyatukannya dengan sebuah perayaan bersama. Mereka melantunkan suara adzan bersamaan alunan lagu Ave Maria seperti yang sedang ramai dibahas dari tayangan youtube belakangan ini (klik disini). [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya