Berita

Politik

Golkar Jabar: Koalisi Permanen Harus Diikuti Sampai Kabupaten dan Kota

SABTU, 09 AGUSTUS 2014 | 12:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Irianto MS. Syafiudin (Yance), menyatakan keinginannya agar koalisi permanen Merah Putih terbentuk hingga DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

Koalisi Merah Putih adalah pendukung Prabowo-Hatta di Pilpres 2014, yang terdiri dari Golkar, PKS, PAN, Gerindra, PPP, dan Partai Demokrat.

Di internal Partai Golkar sendiri, tambah Yance, mayoritas DPD Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota meminta koalisi permanen terbentuk hingga ke daerah.


"Bahkan kami mendesak DPP agar segera menginstruksikan pembentukan koalisi permanen ini ke daerah," kata Yance usai menghadiri pengarahan oleh Ketum Golkar di Cianjur, Sabtu (9/8), dikutip dari rmoljabar.com.

Yance sendiri beberapa hari lalu menegaskan bahwa sikap yang seharusnya diambil Golkar bila pasangan Prabowo-Hatta nantinya dikalahkan oleh putusan Mahkamah Konstitusi, adalah harus menjadi partai oposisi.

Menurut Yance, meski belum menerima instruksi secara resmi, sejumlah DPRD kabupaten dan kota di Jabar telah membentuk koalisi permanen.

"Bahkan di Indramayu, Hanura (partai pengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla) masuk ke dalam koalisi permanen," katanya.

Untuk tingkat provinsi sendiri, tambah Yance, pihaknya akan segera melakukan komunikasi dengan seluruh unsur partai anggota koalisi permanen.

Yance menjelaskan, pembentukan koalisi permanen ini penting untuk menjadi penyeimbang antara pemerintah dengan pihak legislatif. Dengan begitu ada harapan seluruh kepentingan rakyat bisa terealisasi.

"Dengan membentuk koalisi permanen ini, tidak berarti kami menolak program pemerintah yang bagus," katanya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya