Berita

Hukum

Giliran Ruhut Perkuat Tuduhan Terhadap Anas Tidak Berdasar

KAMIS, 07 AGUSTUS 2014 | 19:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tuduhan yang disangkakan terhadap Anas Urbaningrum tidak berdasar fakta kembali terungkap.

Kesaksian Ignatius Mulyono yang membuat Anas Urbaningrum dijerat pasal gratifikasi terkait proyek Hambalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidaklah benar.

Ignatius mengaku menyerahkan sertifikat tanah Hambalang kepada Anas di ruangan kerja di DPR. Ketika itu, Anas menjabat Ketua Fraksi Demokrat DPR RI.


Bantahan terhadap kesaksian Ignatius disampaikan rekannya di Demokrat, Ruhut Sitompul. Menurut dia, berkas perkara yang memuat kesaksian Ignatius bahwa dirinya menyerahkan sertifikat tanah Hambalang kepada Anas pada 6 Januari 2009 tidaklah benar.

Ruhut memastikan pada hari yang disebutkan Ignatius itu Anas tidak di ruangan kerjanya. Ruhut mengaku pada saat itu dirinya seharian bersama Anas.  

"Tanggal 6 Januari, saya dan Anas seharian berada di ruang KK konsentrasi mengurus Pansus Century," ucap dia saat memberi kesaksian di Pengadilan Tipikor Jakarta (Kamis, 7/8).

Sebelumnya, tuduhan Jaksa KPK yang tak berdasar fakta yang terungkap adalah terkait posko pemenangan di Apartemen Senayan City Residen, Ritz Carlton Jakarta Pasific Place. Disebutkan bahwa di posko tersebut pernah terjadi pertemuan 513 DPC untuk pemenangan Anas sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam kongres di Bandung pada 2010.

Tuduhan jaksa ini hanya sebagai karangan karena ruangan yang disewa mengatasnamakan Aan, supir mantan Bendum PD, Nazaruddin, itu berukuran kecil dan tidak mungkin cukup untuk menampung ratusan orang.[dem]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya