Berita

masinton pasaribu/net

Politik

MENANTI KABINET JOKOWI-JK

Politisi Muda PDIP Yakin Rini Soemarno Cs Tidak Intervensi Jokowi

RABU, 06 AGUSTUS 2014 | 18:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kehadiran Rini Soemarno sebagai Kepala Staf Kantor Transisi Jokowi-JK, sebaiknya tidak menjadi kekhawatiran berlebihan.

Hal itu dikatakan politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, menanggapi kritik dari dalam barisan parpol pendukung maupun relawan Jokowi-JK tentang sosok kontroversial itu (klik disini).  

Masinton menegaskan, berdasar pengetahuannya, Kantor Transisi yang dikawal Rini bersama Anies Baswedan, Andi Widjajanto, Hasto Kristiyanti, dan Akbar Faizal itu tidak berperan terlalu vital dalam pembentukan kabinet dan penentuan program kerja Jokowi-JK.


"Setahu saya rumah ini tidak menggodok calon menteri, hanya untuk mengkomunikasikan proses transisi dan program dari pemerintahan sekarang ke presiden terpilih," ujar Masinton kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (6/8)

Mantan aktivis 98 yang menjabat Ketua Umum Relawan Perjuangan Demokrasi itu yakin, Rini Soemarno Cs tidak bisa mengintervensi Jokowi dalam penentuan isi kabinet.

"Kabinet itu hak prerogatif presiden. Kantor Transisi tak seperti dibayangkan orang, tak perlu dikhawatirkan," ujar politisi muda yang lolos jadi anggota DPR periode 2014-2019 itu.

Dia juga yakin, penunjukan Rini Soemarno, yang disebut-sebut punya masa lalu "kelam"  dalam pemerintahan silam, pasti sudah melalui pertimbangan baik dari Jokowi.

"Semua kita harus melihat komitmen Jokowi pada politik Trisakti. Platform-nya kan di situ," tegasnya.

Jadi, tambah Masinton, kekhawatiran bahwa pemerintahan baru nanti akan ditunggangi kelompok neoliberalisme bisa digugurkan dengan prgram-program yang sudah dijabarkan oleh Jokowi. Semua programnya itu mengadopsi nasionalisme Bung Karno.

"Kan kita susah mengukur orang per orang. Jadi, kita lihat saja di sekeliling Pak Jokowi tidak ada yang bermasalah secara hukum, tidak terlibat kasus kejahatan kemanusiaan atau skandal korupsi," ucapnya meyakinkan. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya